Pasar idEA 2019 Hadir Untuk Pertama Kalinya di Indonesia

NERACA

Jakarta – Indonesia e-commerce Association (iDEA) atau Asosiasi E-commerce Indonesia bekerjasama dengan Traya Eksibisi Internasional akan menggelar pameran Pasar idEA 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, pada tanggal 15 - 18 Agustus 2019. Acara ini merupakan pameran e-commerce yang menjadi wujud komitmen idEA untuk memajukan ekonomi digital di Indonesia dengan menghubungkan ekosistem yang telah terbentuk. Pasar idEA 2019 bertujuan untuk mempertemukan para pelaku industri e-commerce dengan konsumen secara langsung dan sebagai wadah komunikasi antarpelaku industri e-commerce di Indonesia.

Indonesia merupakan pasar dengan pertumbuhan e-commerce yang menarik dari tahun ke tahun. Sejak tahun 2014, Euromonitor mencatat, penjualan online di Indonesia sudah mencapai US$ 1,1 miliar. Data sensus Badan Pusat Statistik (BPS) juga menyebut, industri e-commerce Indonesia dalam 10 tahun terakhir meningkat hingga 17% dengan total jumlah usaha e-commerce mencapai 26,2 juta unit. Pada tahun 2018, e-commerce di Indonesia tercatat mengalami pertumbuhan sangat pesat dan diperkirakan akan terus meningkat seiring berkembangnya jumlah pengusaha dan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tanah air.

data tersebut, potensi besar industri e-commerce di Indonesia juga dipengaruhi oleh gaya belanja online, terutama oleh generasi millenial. Menurut Indonesia Millenial Report 2019, millenial sangat suka mencari perbandingan harga, fitur, program promo dan kualitas produk di beberapa e-commerce sebelum memutuskan membeli sebuah barang. Para millenial juga tidak segan untuk merekomendasikan e-commerce atau toko online favorit mereka kepada teman-teman mereka.

“Meskipun memiliki potensi yang besar, e-commerce di Indonesia masih memiliki beberapa tantangan, antara lain jumlah produk lokal yang masih kalah kuantitas dibanding produk-produk impor dan edukasi konsumen tentang transaksi berbelanja online yang aman. idEA hadir untuk mendorong keberpihakan terhadap industri ekonomi digital dan menjalin hubungan yang baik antara konsumen, pelaku industri dengan para mitra industri secara berkesinambungan, salah satunya dengan mengintegrasikan kanal online ke ranah offline, melalui pameran Pasar idEA 2019,” papar Ignatius Untung S, Ketua Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), disalin dari siaran resmi.

Selama kurun waktu 4 tahun terakhir, e-commerce di Indonesia mengalami peningkatan hingga 500%. Riset terbaru Google dan Temasuk dalam laporan e-Conomy SEA 2018 menunjukkan bahwa ekonomi digital Indonesia tahun ini mencapai US$27 miliar atau sekitar Rp 391 triliun. Angka tersebut menjadikan transaksi ekonomi digital Indonesia berada di peringkat pertama untuk kawasan Asia Tenggara dengan kontribusi sebesar 49%. Meski demikian, produk-produk asal Indonesia yang dijual di platform e-commerce masih di bawah 10 persen sehingga menjadi tantangan bersama agar membuat digital ekonomi dan e-commerce tidak hanya besar karena Indonesia sebatas sebagai market saja.

idEA ingin memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi melalui aktivitas e-commerce dari masing-masing platform anggotanya. Selain itu, iDEA juga akan berperan aktif dalam rangka mengedukasi masyarakat dan para pelaku e-commerce untuk menciptakan transaksi online yang aman dan nyaman. Dalam tahap lanjut, idEA akan terus berkolaborasi dengan para pelaku e-commerce dan pemerintah dalam menciptakan regulasi yang menguntungkan semua pemangku kepentingan.

Untuk mencapai itu, upaya-upaya dukungan pemerintah terhadap perkembangan e-commerce antara lain dengan adanya Perpres No. 74 Tahun 2017 tentang Peta Jalan Sistem Perdagangan Nasional Berbasis Elektronik (Road Map e-Commerce). Peta ini bertujuan mendorong percepatan dan pengembangan sistem perdagangan nasional berbasis elektronik (e-Commerce), usaha pemula (startup), pengembangan usaha dan percepatan logistik.

idEA juga mengapresiasi dukungan pemerintah dalam mengakselerasi pertumbuhan yang sehat untuk industri e-commerce Indonesia sehingga menjadi salah satu penggerak utama dalam ekonomi digital baru di tanah air. Hadirnya Pasar idEA 2019 ini sebagai bukti dari kontribusi signifikan yang dilakukan idEA untuk mendukung kebutuhan dan kepentingan para pelaku industri e-commerce di Indonesia. Pasar idEA 2019 hadir sebagai pameran e-commerce dengan fokus utama memperkuat hubungan untuk membangun kepercayaan bagi pelaku industri dengan para pelanggan.

BERITA TERKAIT

HIMBARA UNTUK PAJAK

Menkeu Sri Mulyani Indrawati (tengah) bersama (kiri ke kanan) Direktur Keuangan BNI Anggoro Eko Cahyo, Dirjen Pajak Kemenkeu Robert Pakpahan,…

Australia Diminta Buka Akses Pasar Hortikultura

NERACA Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan pertemuan bilateral dengan Pemerintah Australia guna membahas isu-isu peternakan, hortikultura,…

38 Pasar Rakyat Kota Tangerang Menuju SNI

38 Pasar Rakyat Kota Tangerang Menuju SNI NERACA Tangerang - 38 pasar rakyat di Kota Tangerang, Banten saat ini sudah…

BERITA LAINNYA DI BERITA KOMODITAS

Petani Cabai Diminta Antisipasi Panen Raya dan Harga Anjlok

NERACA Jakarta – Kementerian Pertanian meminta kepada petani cabai supaya mengantisipasi datangnya panen raya yang akan menjatuhkan harga cabai, salah…

Sumbang 74%, Ekspor Produk Manufaktur Masih Melejit

NERACA Jakarta – Industri pengolahan masih memberikan kontribusi terbesar terhadap nilai ekspor nasional. Pada periode Januari-Mei 2019, sektor manufaktur mampu…

Usaha Rintisan - Pemerintah Terus Pacu Startup Inovatif di Sektor Kerajinan dan Batik

  NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian gencar menciptakan wirausaha rintisan (startup), termasuk untuk sektor kerajinan dan batik. Sebab, selama ini…