Sepanjang Februari, Penjualan Toyota Yaris Melonjak 117%

NERACA

Jakarta - Penjualan sedan buntung (hatchback) Toyota Yaris melonjak sekitar 117 % menjadi 2.575 unit pada Februari dibandingkan bulan sebelumnya, sehingga mencapai rekor tertinggi selama pemasarannya di Indonesia.

"Kami mengharapkan penjualan Yaris bisa terus bertahan di angka tersebut," kata Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Joko Trisanyoto pada peluncuran New Yaris, di Jakarta, Rabu.

Pada Januari, penjualan Yaris hanya mencapai 1.188 unit, namun melonjak 116,7 % pada Pebruari menjadi 2.575 unit, sehingga Yaris menguasai 44 % pasar hatchback. Menurut Joko, kenaikan tersebut terjadi karena pasokan hatchback dari Thailand tersebut telah pulih. "Pada Januari, pasokan Yaris (dari Thailand) masih terbatas, setelah banjir yang melanda Thailand," ujarnya.

Dia mengatakan pasokan Yaris makin pulih mulai Maret tahun ini, sehingga bisa memenuhi permintaan konsumen yang sempat mengalami inden (masa tunggu pembelian) sekitar sebulan. Joko optimistis pasar hatchback di Indonesia makin tumbuh seiring dengan masuknya para pemegang merek otomotif besar masuk ke segmen tersebut.

Pada segmen tersebut sejumlah prinsipal otomotif seperti Honda (Jazz), Mazda, Suzuki (Swift), Nissan (Livina), Ford (Fiesta), dan Chevrolet (Aveo), memperebutkan pasar hatchback yang mencapai sekitar 11% dari total penjualan mobil secara nasional. Penjualan mobil di segmen tersebut mencapai 95.458 unit. "Tahun lalu pasar hatchback menguasai sekitar 11% pasar mobil di Indonesia," urainya.

Karena itu, TAM sebagai agen pemegang merek Toyota, meluncurkan New Yaris yang merupakan versi perubahan kecil pada bagian eksterior dan interior, untuk memperkuat penguasaan pasar di segmen hatchback.

Pada versi terbarunya tersebut, terjadi perubahan "front & rear bumper", dan khusus tipe E dan S disematkan "aeromudguard" dengan desain baru yang memperkuat kesan "sporty." Selain itu, juga ada perubahan lampu depan dan penggunan lampu LED baru, serta roda kemudi yang dibuat datar pada bagian bawah. "Harga New Yaris mengalami kenaikan Rp3 juta - Rp5 juta per unit. Kenaikan harga tersebut untuk menyesuaikan penambahan spesifikasi yang baru," ujar Joko.

Harga New Yaris berkisar antara Rp190 juta sampai Rp227,9 juta per unit. TAM membidik pasar kalangan muda yang agresif dan "sporty." Pada Yaris baru ini aksen krom di sebelah logo (dimensinya lebih kecil) yang menempel di gril hilang. Penyegaran dilakukan pada bemper yang kini terdapat air dam (sebelumnya hanya untuk TRD) dan rumah lampu kabut yang mengotak dengan ukuran lebih besar. Sedangkan belakang, hanya tampilan lampu dan bemper dengan lampu kabut kotak vertikal.

Untuk varian TRD Sportivo seperti terlihat pada foto, penggunaan komponen tempelan (add-on) tampak mulai dari spoiler depan, side skirt, spoiler belakang dan atas serta ujung knalpot yang lebih besar. Sementara suspensi masih menggunakan material yang sama dengan sebelumnya. Komponen yang melekat merupakan produk lokal yang sudah mendapat lisensi langsung dari Jepang. Embos logo juga tetap tersemat di komponen tersebut.

Related posts