Putera Sampoerna Foundation - UMKM Perempuan Bantu Perekonomian Nasional

NERACA

Atas inisiatif dari Putera Sampoerna Foundation, Deutsche Bank dan Koperasi Sahabat Wanita bekerjasama memberikan pelatihan kejuruan untuk menciptakan produk kerajinan tangan.

Kerjasama antara Deutsche Bank dan Putera Sampoerna Foundation ini merupakan salah satu wujud kontribusi kedua perusahaan dalam memberdayakan perempuan Indonesia baik secara sosial maupun ekonomi, sekaligus memperkenalkan aktifitas kewirausahaan kepada mereka guna mengambil bagian untuk mendukung kemakmuran keluarganya.

UKM merupakan dasar pembangunan ekonomi di Indonesia. Pengusaha mikro, kecil dan menengah menjadi mesin inovasi dan perkembangan nasional melalui penciptaan lapangan pekerjaan, penyediaan barang dan layanan jasa nasional serta memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan memberantas kemiskinan.

Jika dibandingkan dengan usaha besar pada PDB tahun yang sama, sektor UMKM memiliki nilai 125% atau 55% dari seluruh PDB pada periode tersebut. Dapat dibayangkan, 55% Pendapatan perkapita atau pendapatan nasional Indonesia disumbangkan oleh UMKM. Sangat beralasan bila sektor ini kemudian menjadi primadona untuk menyokong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sementara itu, perempuan pengusaha memiliki peran penting dalam pengembangan ekonomi Indonesia. Ketika permasalahan kemiskinan menjadi sebuah momok yang tak kunjung usai, perempuan harus memiliki potensi dalam upaya mengembangkan peningkatan kualitas hidup. Menurut Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, di Indonesia, 60% aktifitas UMKM didominasi oleh perempuan pengusaha. Berdasarkan fakta tersebut, pemerempuan pengusaha memiliki peran yang sangat penting bagi ekonomi nasional.

“Partisipasi perempuan dalam pertumbuhan ekonomi sangatlah penting, tidak hanya untuk menurunkan tingkat kemiskinan di kalangan perempuan, tetapi juga sebagai langkah penting menuju peningkatan pendapatan rumah tangga dan mendorong pembangunan ekonomi negara secara keseluruhan,” kata Managing Director Putera Sampoerna Foundation Nenny Soemawinata.

Pemberdayaan Perempuan

Berdasarkan data BPS 2009, terdapat 3,9 juta perempuan angkatan kerja yang termasuk ke dalam pengangguran dan 30 juta perempuan yang hanya bekerja mengurus rumah tangga dan tidak mandiri secara ekonomi. Jika pun mereka bekerja, 72% dari perempuan Indonesia bekerja di sektor pertanian, 28% bekerja di sektor non-pertanian, dan 19,63% bekerja di sektor formal.

Data tersebut juga menunjukkan bahwa 50% pekerja perempuan memiliki penghasilan lebih rendah dari pada pekerja laki-laki. Kondisi ini mengindikasikan bahwa perempuan akan memiliki kesempatan yang kecil untuk melakukan pemutusan proses pewarisan kemiskinan, karena tidak memiliki kemampuan untuk mendapatkan pekerjaan dengan upah yang lebih baik untuk dirinya sendiri dan keluarganya.

Peningkatan pemberdayaan perempuan diperlukan untuk memperjuangkan kesetaraan gender melalui pelatihan dan pemberdayaan ekonomi, demi menciptakan kemandirian di kalangan kaum perempuan. Sebagai mitra strategis Putera Sampoerna Foundation, Sahabat Wanita merupakan kegiatan pencerahan masyarakat melalui pemberdayaan perempuan, dimana perempuan merupakan elemen penting dalam membentuk calon-calon pemimpin masa depan.

“Kami sangat optimis bahwa dengan dukungan positif dari mitra-mitra kami, kami dapat memberdayakan lebih banyak perempuan Indonesia untuk mencapai kehidupan yang berkualitas. Kami percaya bahwa dengan bersama-sama kita dapat membuat perbedaan. Semamkin banyak pihak yang terlibat dalam menyalurkan sumber daya untuk membantu memastikan penciptaan pemimpin masa depan, maka semmakin mungkin untuk menciptakan Indonesia yang lebih baik dalam memenuhi tantangan global,” kata Nenny yang juga menjabat sebagai Ketua Pengurus Koperasi Sahabat Wanita.

Pelatihan kerajinan tangan daur ulang yang dibuat dari kain perca ini akan diadakan disalah satu fasilitas Koperasi Sahabat Wanita, yaitu Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (Community Learning Center) Sahabat Wanita bernama Rumah Sahabat. Fasilitas yang berlokasi di Cisauk Tangerang, Banten ini menyediakan kegiatan pelatihan kejuruan dan kewirausahaan bagi para perempuan yang tinggal di pedesaan dan daerah terpencil.

Yayasan Sahabat Wanita

Yayasan yang bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan wanita ini didirikan pada tahun 2009. Sejak didirikan hingga saat ini, Sahabat Wanita telah menjalankan aktifitasnya melalui Yayasan Sahabat Wanita dan Koperasi Sahabat Wanita. Sahabat Wanita telah melakukan pelatihan pengelolaan keuangan, dasar-dasar kewirausahaan dan kesehatan kepada ibu-ibu di provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, dan Jawa Timur dengan memberikan bantuan pinjaman kewirausahaan serta membina jaringan ritel untuk lebih dari 170 warung Sahabat di Daerah Tangerang dan Tangerang Selatan.

Dalam menjalankan kegiatannya, Sahabat Wanita mendapat dukungan penuh dati pemerintah. Antara lain, Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia dan pemerintah daerah. Korporasi, organisasi dan asosiasi di dalam dan luar negeri serta mitra strategis lainnya seperti Siswa Bangsa dan Bait Al-Kamil turut mendukung demi terciptanya peningkatan pemberdayaan wanita di Indonesia.

Related posts