Laba Fajar Surya Wisesa Melesat 136,1%

Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Fajar Surya Wisesa Tbk (FASW)mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,405 triliun atau naik 136,1% dibanding periode yang sama tahun 2017yang mencatat laba bersih sebesar Rp595,8 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Disebutkan, penjualan emiten produsen kertas ini tercatat sebesar Rp9,938 triliun atau naik 32,8 dibandingkan akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp7,33 triliun. Sedangkan beban pokok penjualan mengalami kenaikan 16,8% dari Rp5,923 triliun menjadi Rp6,919 triliun. Sedangkan kewajiban perseroan tercatat sebesarRp6,67 triliun atau naik 10% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp6,08 triliun.

Sementara ekuitas perseroan tercatatsebesarRp4,28 triliun atau turun 30,48% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp3,28 triliun. Adapunaset perseroan tercatat sebesarRp10,9 triliun atau naik 17,2% dibandingakhirtahun 2017 yang tercatat sebesarRp9,3 triliun. Sebelumnya, perseroan menyampaikan rencana akuisisi pabrik di Surabaya dan Driyorejo yang berlokasi di Jawa Timur dalam rangka menambah kapasitas pabrik produksi di tahun ini.

Marco Hardy, Sekretaris Perusahaan Fajar Surya Wisesa pernah bilang, pabrik yang diakuisisi tersebut memiliki empat mesin dengan kapasitas sekitar 280.000 ton-300.000 ton. Dengan begitu, kapasitas produksi FASW tahun ini akan meningkat 20% menjadi 1,6 juta ton per tahunnya. Disampaikannya, akuisisi pabrik dilakukan perseroan lewat anak usahanya PT Dayasa Aria Prima dengan kepemilikan 99,99%.

BERITA TERKAIT

Menkeu dan Ditjen Pajak Beri Award Ke Adaro Energy

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati didampingi Direktur Jenderal Pajak Suryo Utomo menyerahkan penghargaan kepada Head of Tax Division PT Adaro…

Bank Jateng Terbitkan NCD Rp 1,6 Triliun

Dalam rangka perkuat struktur permodalan, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) menghimpun dana nonkonvensional lewat penerbitan sertifikat deposito…

Bhuwanatala Indah Merugi Rp 12,25 Miliar

Emiten properti, PT Bhuwanatala Indah Permai Tbk (BIPP) mencatat penurunan rugi bersih di kuartal tiga yang diatribusikan ke pemilik entitas…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Kembangkan Ekspansi Bisnis - Panca Budi Idaman Perkuat Modal Anak Usaha

NERACA Jakarta – Menjaga keberlangsungan bisnis dan juga pengembangan usaha, PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) menambah modal anak usaha…

Kejar Pertumbuhan Bisnis - Citra Putra Fokus Kembangkan Bisnis Rumah Sakit

NERACA Jakarta – Kenaikan anggaran kesehatan dalam APBN 2020 dan juga kenaikan iuran BPJS Kesehatan memberikan sentimen positif terhadap kinerja…

Audiensi Dengan Wakil Presiden - IPEMI Siap Dukung Masterplan Ekonomi Syariah

NERACA Jakarta – Memacu pertumbuhan ekonomi syariah yang menjadi perhatian pemerintah dengan terus mengembangkan berbagai basis industri syariah, termasuk mengarap…