Pengelolaan Zakat Baru Capai 1,5% - Dompet Duafa--Asbisindo

NERACA

Jakarta-- Dompet Dhuafa terus memperluas jaringan dengan menggandeng 133 bank syariah yang tergabung dalam Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo) untuk mengoptimalkan pengumpulan zakat. "Saat ini potensi zakat di Indonesia sangat besar, namun tahun lalu yang baru terkumpul melalui lembaga pengelola zakat tidak lebih dari 1,5%,” kata Presiden Direktur Dompet Dhuafa, Ismail A Said di Jakarta,14/3

Menurut Ismail, kerja sama memudahkan masyarakat menyalurkan dana zakatnya melalui layanan yang tersedia di bank-bank syariah tersebut, karena nantinya di setiap bank syariah yang menjadi anggota asosiasi ini akan dibuka gerai pelayanan zakat, infak, dan sedekah. "Dengan demikian pengumpulan zakat di Indonesia dapat lebih optimal," tambahnya.

Lebih jauh kata Ismail, selama ini dana filantropi berupa zakat, infak dan sedekah telah terbukti menjadi salah satu instrumen pengentasan kemiskinan. Melalui program-program pemberdayaan yang dijalankan lembaga pengelola zakat seperti Dompet Dhuafa, banyak masyarakat miskin yang terbantu dan tertolong. "Bahkan banyak pula yang kini menjadi mandiri dan berbalik menjadi donatur," jelasnya.

Ismail mencontohkan, bagaimana dana zakat, infak dan sedekah yang dikelola Dompet Dhuafa dapat menolong ratusan ribu pasien miskin, ribuan siswa kurang mampu serta memberdayakan ratusan ribu pedagang kecil dan petani di pedesaan. "Ada mitra kami yang dibina dan dibantu modal Rp1 juta, kini telah memiliki asset puluhan miliar," paparnya

Sekadar informasi, Asbisindo adalah perkumpulan 133 bank syariah di Indonesia yang terdiri dari 24 Bank Umum Syarah dan Unit Usaha Syariah, serta 109 Bank Perkreditan Rakyat Syariah yang tersebar di seluruh Indonesia. **cahyo

Related posts