XL Axiata Bangun Gedung Sekolah di Lombok Utara - Salurkan Dana Bantuan Pasca Gempa

Belum berakhir PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) membantu pemulihan wilayah Lombok pasca gempa tahun lalu. Kini XL Axiata kembali menyalurkan bantuan dalam bentuk gedung sekolah permanen di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Bantuan senilai total lebih dari Rp 580 juta ini berasal dari wakaf karyawan dan manajemen melalui Majelis Taklim XL, program tanggung jawab sosial perusahaan, serta dari pelanggan setia.

Group Head XL Axiata East Region, Mochamad Imam Mualim dalam siaran persnya di Lombok kemarin mengatakan, Lombok dan Nusa Tenggara Barat adalah wilayah yang spesial bagi XL Axiata.”Di area Lombok, layanan kami sangat dikenal dan bahkan menjadi operator pilihan utama warga. Tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami. Karena itulah, saat daerah ini terlanda bencana, kami sungguh ikut merasakan penderitaan warga. Kami tak ragu untuk membantu proses penyaluran bantuan dari tahap tanggap darurat sampai pemulihan, bahkan hingga saat ini,”ujarnya.

Disampaikan Imam Mualim, pembangunan gedung sekolah permanen ini merupakan bentuk nyata keperdulian XL di tahap pemulihan pasca bencana agar proses belajar mengajar di lokasi bencana semakin pulih. Menurutnya, inisiatif pembangunan gedung sekolah yang permanen ini tidak terlepas dari belum pulihnya fasilitas pendidikan akibat bencana gempa beberapa waktu lalu itu. Lokasi yang dipilih untuk program ini merupakan salah satu fasilitas pendidikan dengan kerusakan yang paling parah di Kabupaten Lombok Utara.

Bangunan sekolah yang akan dibangun ada 2 unit, dengan ukuran luas masing-masing 8 x 27 meter dan 8 x 9 meter serta merupakan bagian dari bangunan sekolah yang sudah ada, yaitu . Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah, dan Aliyah Maraqitta'limat. Proyek pembangunan ini diharapkan bisa segera selesai sekitar akhir Maret 2019. XL Axiata akan melengkapi bantuan ini dengan fasilitas internet gratis, melalui program Gerakan Donasi Kuota, di mana sekolah akan mendapatkan 20 GB per bulan selama satu tahun. Untuk mewujudkan pembangunan ini, XL Axiata bekerjasama dengan Yayasan Inisiatif Zakat Indonesia (IZI).

Sebelumnya, XL Axiata juga telah menyalurkan bantuan ke masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Lombok, antara lain berupa bahan makanan, obat-obatan, selimut, tenda, dan sarana telekomunikasi baik di pengungsian maupun untuk sekolah darurat. Selain itu, XL Axiata juga memberikan dukungan kepada Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat dengan memberikan ratusan perangkat telekomunikasi dan paket data untuk Pusat Komando (Command Center) penanggulangan bencana oleh Pemerintah Provinsi NTB. Sementara itu, XL Axiata juga telah menyalurkan dana SMS Donasi pelanggan ke masyarakat yang terdampak bencana di Lombok, penyerahannya juga langsung diberikan ke masyarakat yang membutuhkan untuk perbaikan infrastruktur dan fasilitas umum.

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut total kerugian bencanagempa Lombok mencapai Rp12,15 triliun. Angka itu mencakup kerusakan bangunan sebesar Rp10,15 triliun dan kerugian ekonomi sebesar Rp2 triliun. Disebutkan, kerusakan dan kerugian itu tersebar di tujuh wilayah administratif Nusa Tenggara Barat, yakni Kota Mataram, Kabupaten Lombok Utara, Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Timur, Kabupaten Sumbawa, dan Kabupaten Sumbawa Barat.

BERITA TERKAIT

Selamatkan Teluk Jakarta - Ancol Jernihkan Air Laut Lewat Restorasi Kerang Hijau

Isu lingkungan yakni pencemaran air laut dari sampah plastik masih menjadi perhatian besar karena Indonesia menjadi negara peringkat kedua dengan…

Indocement Bantu Masyarakat Atasi Krisis Air Bersih

Air menjadi sumber kebutuhan hidup manusia, namun tidak semua masyakat Indonesia memiliki sumber akses air yang layak dan bahkan masih…

IndiHome Digital Learning - Telkom Fasilitasi Pemerataan Kualitas Pendidikan di Papua

Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam pemerataan pendidikan di Indonesia, khususnya bagi milenial Papua. PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk…

BERITA LAINNYA DI CSR

Menjaga Eksistensi Warisan Nenek Moyang - Festival Pesona Lokal Membawa Cerita di Masa Kecil

Bandung Paris Van Java atau Paris dari Jawa adalah sebutan yang tidak asing lagi untuk menggambarkan kota Bandung yang terkenal…

Peduli Budaya Suku Pedalaman - Menteri BUMN Berikan Bantun Peletarian Suku Badui

Pesatnya dan majunya perkembangan zaman, tidak membuat eksistensi suku Badui sebagai suku terdalam di Lebak, Banten ikut punah. Bahkan sebaliknya,…

Bank Muamalat dan BMM Renovasi Rumah Warga Sukabumi

Rumah sebagai tempat tinggal atau berlindung merupakan kebutuhan pokok dari masyarakat, namun seiring dengan membengkaknya harga tanah tiap tahunnya membuat…