Kemenhub Gelar Kampanye Keselamatan Penerbangan Serentak di 10 OBU

Kemenhub Gelar Kampanye Keselamatan Penerbangan Serentak di 10 OBU

NERACA

Balikpapan - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berharap para penumpang pesawat dan masyarakat di sekitar Bandara semakin memahami pentingnya keselamatan penerbangan. Sehingga mereka pun ikut serta berperan aktif dalam mewujudkan keselamatan penerbangan. Demikian ditegaskan Kepala Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah VII Balikpapan Alexander Rita saat melakukan Kampanye Keselamatan Penerbangan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan, Minggu (10/2).

Kampanye Keselamatan Penerbangan yang dilaksanakan OBU Wilayah VII Balikpapan ini merupakan instruksi langsung Dirjen Perhubungan Udara Polana B. Pramesti. Selain Balikpapan, ada sembilan OBU di Wilayah Indonesia yang secara serentak menggelar kegiatan ini.

Dalam kegiatan Kampanye Keselamatan Penerbangan ini dilakukan pula sosialisasi dan ramp check seluruh fasilitas dan personel penerbangan."Kami berharap para penumpang dan masyarakat sekitar Balikpapan dan sekitarnya makin paham tentang keselamatan penerbangan," kata Kepala Otoritas Bandar Udara (OBU) Wilayah VII Balikpapan Alexander Rita.

Untuk itu, kata Alexander, pihaknya akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat di wilayah otoritasnya mengenai keselamatan penerbangan."Hari ini kami melakukan edukasi kepada masyarakat pengguna jasa angkutan udara yang berada di Bandara," ujarnya.

Alexander mengakui, masih banyak masyarakat saat mau terbang masih membawa barang-barang yang berbahaya dan melakukan tindakan yang bisa mengganggu keselamatan penerbangan."Benda-benda berbahaya seperti power bank dengan daya tinggi masih dibawa ke dalam pesawat.Masih banyak juga masyarakat yang masih mengaktifkan HP saat terbang.Pada hal ini bisa mengganggu navigasi penerbangan," paparnya.

Padahal, lanjut Alexander, crew maskapai setiap kali akan terbang selalu menyampaikan peringatan tentang bahaya pengaktifan HP selama penerbangan."Frekuensi dari HP sangat riskan saat take off dan landing," tambahnya.

Dalam kampanye di Bandara Sultan Haji Muhammad Sulaiman, dilakukan pembagian brosur, pin, kuis kepada calon penumpang. Selain itu juga dilakukan ramp check terhadap tiga pesawat yaitu yaitu Lion Air, Batik Air dan Citilink.Ramp check meliputi dokumen crew maskapai dan fisik pesawat."Hasil ramp check yang kami lakukan, semua pesawat laik terbang," tegasnya.

Selain kepada calon penumpang, Otoritas Bandara Wilayah VII juga melakukan sosialisasi keamanan penerbangan kepada masyarakat sekitar Bandara. Karena masih banyak anggota masyarakat yang main layang - layang,lampu laser dan drone."Ini kami bekerja sama dengan Pemko Balikpapan dan tokoh - tokoh masyarakat mengedukasi masyarakat agar paham mengenai keselamatan penerbangan," paparnya.

Hal lain yang disosialisasikan kepada masyarakat adalah masalah ketinggian bangunan di sekitar kawasan Bandara,karena sesuai ketentuan KKOP (Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan) bahwa di sekitar Bandara tidak boleh ada bangunan tinggi yang bisa membahayakan penerbangan."Kami juga meminta kepada Pemda agar membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang ketinggian bangunan di sekitar KKOP" terangnya.

Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub, Minggu (10/2) melakukan Kampanye Keselamatan Penerbangan melalui kegiatan sosialisasi dan ramp check seluruh fasilitas dan personel penerbangan. Kampanye keselamatan penerbangan serentak di 10 OBU.

Ditjen Perhubungan Udara sebagai regulator penerbangan sipil berupaya untuk terus melakukan pengawasan demi meningkatkan keselamatan penerbangan. Untuk melakukan pengawasan yang berkesinambungan, Ditjen Perhubungan Udara memiliki 10 OBU sebagai kepanjangan tangan di daerah-daerah.

Ke-10 OBU itu adalah OBU Wilayah I Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang; OBU Wilayah II Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang; OBU Wilayah III Bandara Internasional Juanda, Surabaya; OBU Wilayah IV Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali; OBU Wilayah V Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar; OBU Wilayah VI Bandara Internasional Minangkabau, Padang; OBU Wilayah VII Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan; OBU Wilayah VIII Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado; OBU Wilayah IX Bandara Rendani, Manokwari; OBU Wilayah X Bandara Mopah, Merauke. Mohar

BERITA TERKAIT

Presiden Jokowi Tetap Ingin KPK Berperan Sentral

Presiden Jokowi Tetap Ingin KPK Berperan Sentral   NERACA Jakarta - Presiden Joko Widodo mengaku tetap ingin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)…

Komitmen Pemda Cegah Korupsi di Papua Barat Dinilai Rendah

Komitmen Pemda Cegah Korupsi di Papua Barat Dinilai Rendah   NERACA Manokwari - Komitmen pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam pencegahan tindak…

Anggota DPR Kritisi Rencana Revisi PP PSTE

Anggota DPR Kritisi Rencana Revisi PP PSTE   NERACA Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, Sukamta mengkritisi rencana pemerintah yang…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Indonesia Darurat Limbah Puntung Rokok - Penting Kebijakan Pengendalian Tembakau yang Komprehensif

Indonesia Darurat Limbah Puntung Rokok   Penting Kebijakan Pengendalian Tembakau yang Komprehensif NERACA Jakarta – Pengelolaan limbah puntung rokok sering dilupakan…

Kenaikan Cukai 23 Persen Kian Menghimpit Industri Rokok

Kenaikan Cukai 23 Persen Kian Menghimpit Industri Rokok   NERACA Jakarta - Gabungan Produsen Rokok Putih Indonesia (Gaprindo) berkepentingan untuk menyampaikan…

Dekopin Berharap RUU Perkoperasian Segera Disahkan

Dekopin Berharap RUU Perkoperasian Segera Disahkan NERACA Jakarta - Perjalanan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian sudah mencapai tahap final. Setelah pembahasan…