Pemkab Muba Optimalkan Peran Forum CSR - Tekan Angka Kemiskinan

Dalam rangka mengoptimalkan peran tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) yang telah digagas perusahaan swasta lebih luas lagi, khususnya dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat di Musi Banyuasin, pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatra Selatan akan membentuk Forum CSR.

Bupati Musi Banyuasin (Muba), Dodi Reza Alex Noerdin, mengatakan banyak program CSR yang dapat digarap bersama antara swasta dan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat daerah itu.”Banyak nantinya yang akan ditingkatkan kerjasamanya, kita gotong-royong bersama memberikan yang terbaik untuk menambah pendapatan warga Muba,” ujarnya di Palembang, kemarin.

Dodi menyebutkan, misalnya saja potensi getah tanaman gambir di Muba nantinya yang bisa diangkat oleh Forum CSR Kesos di Muba. Tujuannya untuk meningkatkan kesejahteraan petani gambir di Muba.“Saat ini produk Gambo Muba [hasil getah gambir] sudah dikenal di tingkat nasional, dengan adanya Forum CSR Kesos Muba Gambo Muba dapat lebih terangkat dan lebih dikenal lagi baik di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Forum CSR Kesos Sumsel, J Rianthony Natakesuma mengatakan, Kabupaten Muba menjadi Kabupaten pertama di tingkat daerah yang bakal membentuk Forum CSR Kesos."Ini bisa menjadi contoh nantinya bagi daerah lain.”

Dia menambahkan, ada tiga target nantinya yang dilakukan untuk pengentasan kemiskinan yakni di sektor pendidikan, kesehatan, dan desa yakni pengelolaan produk BumDesa.“Kami berkeyakinan dengan kerjasama Forum CSR Kesos Sumsel bersama Forum CSR Kesos Muba nantinya akan menjadi kerjasama yang berjalan baik dan berdampak positif ke masyarakat,” katanya.

Komitmen Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin menekan angka kemiskinan cukup besar. Tengok saja Tim Koordinasi Pengendalian Kemiskinan (TKPK) yang dibentuk pemerintah kabupaten Muba sejak lama ini telah berhasil menurunkan angka kemiskinan di Muba secara bertahap dalam 10 tahun terakhir. Wakil Bupati Muba, Beni Hernedi pernah bilang, berdasarkan survey ekonomi nasional per-Maret tahun 2018 di Kabupaten Muba terjadi penurunan angka kemiskinan dibandingkan tahun 2017 yakni 16,75%, turun sebesar 0,23% menjadi 16,52% dengan total jumlah penduduk miskin 105.149 jiwa.

Beni mengatakan, OPD dan Tim Koordinasi Pengendalian Kemiskinan sudah bekerja dengan baik. Dari 51,63% kepala rumah tangga miskin di Muba bekerja di sektor perkebunan."Daya beli masyarakat Muba tergantung dengan pendapatannya yang saat ini, terlebih kondisi saat ini harga dunia karet dan sawit cenderung rendah," urainya.

Beni menilai kebijakan yang diambil selama sudah tepat sasaran, di antaranya memperbaiki infrastruktur jalan, membentuk UPPB/pasar lelang hasil perkebunan. “Dengan luasan topografi Muba ini menyebabkan rantai pasok panjang, untuk itulah kami gencar membangun infrastruktur ini salah satu tujuannya untuk memutuskan rantainya. Banyak upaya yang sudah dilakukan termasuk Muba sebagai pilot project peremajaan lahan sawit dan pembangunan jalan aspal berbahan campuran karet," tambahnya.

Pihak Provinsi menurut Beni seharusnya juga memberikan apresiasi terhadap daerah yang konsisten setiap tahun menurunkan angka kemiskinan. Kepala Bappeda Muba, Yusuf Amilin menyebutkan, berdasarkan data dari tahun 2007 sampai dengan tahun 2018 dalam kurun 11 tahun, Pemerintah Musi Banyuasin dapat menurunkan angka kemiskinan sebesar lebih kurang 17%. Sementara Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru menyebutkan, Pemprov Sumsel terus mendorong Kabupaten/kota untuk terus menurunkan angka kemiskinan di daerah masing-masing.

BERITA TERKAIT

Pemprov Jabar Minta Pemkab Subang Buat Perda Sawah Abadi

Pemprov Jabar Minta Pemkab Subang Buat Perda Sawah Abadi NERACA Bandung - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengatakan…

Optimalkan Penjualan Lewat Digital - MAPA Targetkan Kontribusi Bisa Sampai 5%

NERACA Jakarta – Memanfaatkan pertumbuhan digital saat ini, PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) akan mulai menggenjot penjualan digital di…

Maraknya Penjualan Data Pribadi, Bagaimana Peran UU Keterbukaan Informasi Publik?

Oleh: Adam Qodar, Mahasiswa Program Pasca Sarjana Ilmu Komunikasi Penjualan informasi data pribadi yang dilakukan oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab meresahkan…

BERITA LAINNYA DI CSR

Berbagi Keberkahan di Ramadhan - Yayasan APL Berikan Santunan 1.100 Anak Yatim

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dan juga berbagi bersama di bulan Ramadhan, PT Agung Podomoro Land Tbk melalui…

Peduli Pendidikan Anak Usia Dini - Pacific Place Jakarta Berikan Pendampingan PAUD

Pacific Place Jakarta berkerja sama dengan PAUD Institute menjalankan program Sustainable Development Goals (SDGs) dengan melakukan pendampingan bagi empat Pendidikan…

Lewat Program Zakat Beras - Indocement Donasikan 27 Ton Beras Bagi Desa Mitra

Membantu masyarakat kurang mampu di bulan Ramadhan tahun ini, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk sebagai perusahaan produsen semen Tiga Roda…