Musim IPO, Ciptadana Tangani Dua Calon Emiten Logistik dan Baja

Neraca

Jakarta - PT Ciptadana Securities mengklaim tengah menjajaki untuk menangani proses penawaran umum perdana saham (IPO) salah satu perusahaan yang bergerak di bidang logistik dan produsen baja. "Kami masih menjajaki beberapa calon emiten untuk melakukan IPO, ada empat sampai lima, satu perusahaan logistik dan satu lagi perusahaan baja,”kata Direktur Utama PT Ciptadana Securities, Ferry Budimantanja di Jakarta, Selasa (13/3)

Dia menyampaikan, kedua perusahaan yang bakal ditangani IPO tersebut akan menggelarnya di semester dua tahun ini dengan menggunakan laporan keuangan tahun buku Maret atau Juni tahun ini.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga tengah memproses penjaminan emisi obligasi PT Citra Marga Nusaphala Tbk (CMNP) senilai lebih dari Rp1 triliun, serta penjaminan emisi sukuk yang akan diterbitkan pada tahun ini juga. "Kami bersama Mandiri Sekuritas dan PT Indopremier Securities akan menangani penawaran obligasi CMNP," kata Ferry.

Asal tahu saja, dalam pipeline Ciptadana Securities ada empat hingga lima calon emiten Bursa Efek Indonesia yang mempercayakannya sebagai penjamin emisi untuk IPO. Kata Ferry Budiman, proses IPO kelima perusahaan tersebut masih dalam proses pembicaraan. "Total jumlah perusahaan yang sedang dijajaki ada sebanyak empat hingga lima perusahaan, dan kami saat ini masih melakukan penawaran pada calon emiten," paparnya.

Diapun berharap dapat melakukan penjaminan emisi saham semua calon emiten yang tengah dijajaki pada semester tahun ini. Sebelumnya, perseroan menjadi penjamin emisi (underwriter) dalam pelaksanaan penawaran umum saham perdana perusahaan pengelola kawasan industri, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk.

Dalam IPO ini, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk berencana melepas sebanyak-banyaknya 1.765.000.000 lembar saham atau 20,14 persen dari modal yang telah ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum dengan nilai nominal sebesar Rp100 per saham. Masa penawaran umum direncanakan akan berlangsung pada tanggal 2-3 April 2012 dan akan dicatatkan (listing) di Bursa Efek Indonesia pada 10 April 2012 mendatang. (bani)

Related posts