Samsung Galaxy S10 Bakal Rilis Maret

Informasi mengenai flagship terbaru Samsung, Galaxy S10, semakin banyak beredar di ranah maya. Kali ini muncul informasi baru tentang waktu peluncuran smartphone tersebut. Semua varian Galaxy S10 dilaporkan akan mulai dijual pada 8 Maret 2019. Namun, di beberapa pasar mungkin baru tersedia setelahnya.

Seri Galaxy S10 disebut akan hadir dalam tiga varian yakni Galaxy S10E, S10, dan S10 Plus. Harga jualnya akan beragam.

Menurut laporan, Galaxy S10E akan dijual dengan harga 799 euro di Eropa untuk varian RAM 4GB dan memori internal 128GB. Sementara Galaxy S10 dibanderol 929 euro untuk varian RAM 6GB dan memori internal 128GB, sedangkan dengan spesifikasi RAM 8GB dan memori internal 512GB seharga 1.179 euro.

Galaxy S10 Plus akan menjadi yang paling mahal dengan harga jual 1.049 euro untuk varian RAM dan memori internal 6GB/128GB. Versi 8GB/512GB dibanderol 1.299 euro, dan 12GB/1TB seharga 1.599 euro.

Samsung Galaxy S10 akan tersedia dalam pilihan warna Black, White, dan Sea Green. Namun beberapa varian akan memiliki warna tambahan seperti Blue dan Yellow.

Samsung akan mengumumkan Galaxy S10 dalam acara Unpacked di San Francisco, Amerika Serikat (AS). Pada tahun lalu, Samsung mengumumkan pendahulunya, Galaxy S9, di Barcelona, Spanyol.

Untuk tahun ini, acara pengumuman smartphone tersebut akan digelar pada 20 Februari 2019. Selain itu, Samsung juga akan menyiarkannya secara langsung acara itu melalui situs web resminya.

Pihak Samsung memiliki harapan besar terhadap kesuksesan Galaxy S10. Persaingan di pasar smartphone saat ini berlangsung sengit dengan pertumbuhan dari para vendor asal Tiongkok, seperti Huawei dan Xiaomi.

Seperti diketahui, dalam laporan Counterpoint Research meyebutkan bahwa Samsung mengirimkan total 72,2 juta unit selama periode Juli-September 2018.

Samsung masih mempertahankan predikat pembuat smartphone terbesar dengan 19% pangsa pasar global pada Q3, 2018. Walau sebelumnya 83,3 juta unit pada periode yang sama tahun lalu dan mengambil 21% dari pasar.

Samsung juga mencatat pengiriman tertinggi yang pernah ada di negara Asia pada Q3 2018. Samsung juga merupakan vendor smartphone terbesar di Eropa, Amerika Latin dan Afrika, dengan masing-masing 31%, 37% dan 25% pangsa pasar.

Selain itu, Samsung juga berhasil mengalahkan Xiaomi sebagai vendor smartphone terbesar di India untuk kuartal kedua.

Sementara itu, untuk nomer dua ada Huawei yang terus tumbuh kuat, tumbuh 33% setiap tahun. Pangsa pasar perusahaan China itu meningkat hingga 33% pada Q3 2018, vis-a-vis Q3 2017. Huawei mengirim 53,2 juta unit selama periode tiga bulan tahun ini, meningkat 14% dari pasar global.

Sementara itu Apple menduduki peringkat ketiga. Perusahaan itu mengirim iPhonenya setiap tahun dengan pangsa pasar 12%. Oppo dan Xiaomi merupakan lima vendor smartphone teratas dengan pangsa pasar 9% masing-masing.

BERITA TERKAIT

Kantar Rilis 10 Merek Yang Dipilih Konsumen

  NERACA   Jakarta - Perusahaan data, wawasan, dan konsultasi terkemuka di dunia, Kantar merilis studi tahunan untuk mengukur merek…

Mobil listrik Geely Bakal Gunakan Baterai dari LG

Produsen baterai Korea Selatan, LG Chem Ltd, mengumumkan telah meneken perjanjian dengan manufaktur otomotif China, Geely Automobile, guna membuat baterai…

Raup Dana Segar Rp 11,23 Triliun - Lippo Karawaci Bakal Bangun Mall Terbesar

NERACA Jakarta – Sukses menggelar aksi korporasi rights issue atau Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dengan dana yang masuk…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

HTSnet Sediakan layanan Internet Murah Untuk UKM

PT Hawk Teknologi Solusi (HTSnet)  menyediakan layanan internet Turbo Fiber yang ditujukan bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) agar dapat membantu…

Software Bajakan Disebut Sulit Dibrantas di Indonesia

Maraknya penggunaan software tidak berlisensi atau bajakan untuk kebutuhan bisnis maupun perorangan sudah semakin meresahkan. Berdasarkan data dari BSA I…

Jelang Pilpres, 771 Konten Hoax Warnai Dunia Maya

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo)mengidentifikasi 771 hoax pada periode Agustus 2018 hingga Februari 2019 di jagat maya, paling banyak berkaitan…