Sun Life Financial Raup Premi Rp1,8 Triliun

NERACA

Jakarta-- PT Sun Life Financial di Indonesia berhasil meraup pendapatan premi sebesar Rp1,8 triliun yang berasal dari dua anak usaha perusahaan asuransi asal Kanada, yaitu PT Sun Life Financial Indonesia dan PT CIMB Sun Life mencatat kinerja yang baik tahun ini. “Secara total, pertumbuhan Sun Life Financial di Indonesia pada 2011 adalah sebesar 69%,” kata Country Manager Sun Life Financial di Indonesia, Bert Paterson di Jakarta,13/3

Berdasarkan catatan, PT Sun Life Financial Indonesia mencatat total pendapatan premi sebesar Rp867,8 miliar, naik 11% dibandingkan Desember 2010 sebesar Rp779 miliar. Sementara, CIMB Sun Life membukukan pertumbuhan total pendapatan premi sebesar Rp943 miliar, naik 225 persen dari sebelumnya Rp290 miliar di 2010.

Lebih jauh kata Bert Paterson, Sun Life Financial di Indonesia mengembangkan pendekatan kerja sama yang sangat fleksibel dengan rekan-rekan kami. Misalnya, untuk CIMB Sun Life perusahaan mengembangkan pasar dengan mengedepankan model ‘holistik’ bancassurance. "Kami menawarkan lima saluran distribusi kepada nasabah CIMB Niaga meliputi telemarketing, penjualan di cabang, teledirect, credit link dan gabungan dengan produk perbankan," paparnya

Diakui Bert, Sun Life Financial Indonesia akan mengembangkan beberapa strategi bisnis antara lain meningkatkan jumlah agen penjual, memperluas jangkauan dan sekaligus meningkatkan produktivitas serta memperkuat kinerja strategis dengan lima mitra bancassurance pada 2012.

Selain itu, Sun Life Financial Indonesia juga akan terus mengembangkan bisnis syariah yang hingga saat ini telah berkontribusi hingga 10% dari total bisnis. Untuk merangkul pasar lebih luas, di sepanjang 2011, Sun Life Financial Indonesia juga telah membuka tujuh cabang baru di beberapa kota di Indonesia. Sedangkan, realisasi penyaluran pada Februari makin meningkat yaitu masing-masing 17% premium dan 15% solar. **maya

Related posts