CIMB Niaga Tak Setuju Batasi Ekspatriat

NERACA

Jakarta—Salah satu asing bank asing, CMIB Niaga menolak rencana Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) terkait pembatasan jabatan untuk Tenaga Kerja Asing (TKA). . "Itu salah, its wrong, saya tidak sependapat,” kata Presiden Direktur PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) Arwin Rasyid di Jakarta.

Menurut Arwin, posisi pemimpin atau pos-pos penting di sebuah perusahaan perlu di jabat orang professional dan terbaik dalam bidangnya. Karena dari ekspatriat itulah harus ada pengalaman yang bias diambil. " Kita harus pilih orang terbaik kalau belum ada ya dari asing, itu momen kita belajar, dan suatu saat kita harus mengambil alih lagi," tambahnya

Lebih jauh Arwin memberi contoh, CEO Castrol di Amerika Serikat (AS) adalah ekspatriat. Begitu juga dengan CEO Sony, Jepang adalah Kanada. Intinya, Indonesia harus memiliki program yang baik untuk mengambil posisi-posisi penting di perusahaan asing. "Jadi saya rasa WNI or not, but right man in right place, jadi kita harus bikin program untuk orang kita menduduki posisi puncak," terangnya

Sebelumnya, Kemenakertrans membatasi 19 posisi Tenaga Kerja Asing (TKA) di seluruh perusahaan baik nasional dan internasional. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar mengatakan, ada Peraturan Menakertrans No 40 tahun 2012 tentang Jabatan-Jabatan Tertentu yang Dilarang Diduduki TKA yang diteken 29 Februari lalu. Memang pelaksanaanya sendiri harus dilaksanakan setelah permenakertrans tersebut dikeluarkan. Namun belum menjadi syarat wajib bagi semua perusahaan karena masih memerlukan sosialisasi ke semua stake holder terlebih dulu. **cahyo

Related posts