Memasarkan Handicraft dengan Kreasi

NERACA

Banyak usaha kecil yang sebenarnya memiliki prospek bagus dan memiliki potensi keuntungan besar, akhirnya gagal karena perencanaan dan pemasaran yang kurang baik. Sebenarnya banyak cara sudah dilakukan oleh pelaku usaha kerajinan tangan untuk mempromosikan produk kerajinan tangan.

Intinya adalah jangan pernah meremehkan hal-hal yang kecil termasuk dalam masalah pemasaran. Karena setiap aktivitas pemasaran, meski pun terbilang kecil akan memiliki nilai yang besar jika dilakukan dengan benar. Bahkan aktivitas pemasaran hendaknya dimulai dari hal-hal kecil.

Bagi konsumen yang belum mengenal produk kita cenderung masih melihat-lihat dan mengenal detail prosuk sebelum akhirnya memutuskan untuk membeli. Aktivitas pemasaran yang kita lakukan sebaiknya difokuskan agar calon konsumen membuat keputusan untuk merogoh kocek dengan apa yang kita tawarkan, meski dari yang kecil terlebih dulu. Begitupun dengan memasarkan produk-produk kerajinan tangan yang dikemas menarik.

Kemasan atau tampilan luar, biasanya mampu menarik pembeli untuk memilihnya. Kesan pertama apabila melihat sebuah benda atau sebuah produk adalah pada sisi luarnya. Pada tahap selanjutnya baru kita bisa mengenal lebih jauh sisi dalamnya.

Demikian pula dengan sebuah produk barang, untuk kali pertama akan dilihat bentuk kemasan produk tersebut. Jika kemasan membuat orang tertarik ini adalah langkah awal produk bisa sukses di pasaran. Karena itu membuat kemasan yang menarik merupakan satu bentuk strategi pemasaran yang perlu diterapkan. Di sinilah salah satu faktor yang juga menentukan perkembangan kerajinan tangan asal Indonesia diterima oleh konsumen mancanegara.

Persoalan mengemas produk, sempat pula menjadi perhatian Departemen Perdagangan, yang mengimbau para pengerajin untuk dapat mengemas produk yang dihasilkan menjadi lebih bernilai. Karena melalui kemasan produk tersebut, kesan (image) produk juga dapat dibentuk. Semisal image sebagai produk yang kokoh, awet, mewah atau tahan lama. Sehingga konsumen akan memilih produk tersebut karena sesuai dengan syarat yang akan dibeli misalnya produk yang tahan lama, tidak mudah rusak dan terjaga kualitasnya.

Jika Anda ingin menjalankan strategi pemasaran melalui kemasan ini , ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan terkait desain kemasan produk yang dapat meningkatkan nilai ekonomis sebuah produk. Pertama, dapat menimbulkan daya tarik bagi konsumen karena bentuknya yang berbeda.

Artinya tidak perlu membuat desain kemasan produk yang mahal , yang penting kemasan Anda dapat menimbulkan rangsangan bagi konsumen untuk membuat pertimbangan membeli produk Anda.

Kedua langsung mengenai persepsi pembeli. Artinya desain kemasan produk yang dibuat harus langsung dapat ditangkap maksudnya oleh konsumen tanpa harus berpikir terlalu lama. Misalnya jika produk tersebut adalah kecap, maka isi kecap harus tampak menonjol pada desain kemasan produknya. Sehingga begitu konsumen lihat produk tersebut, mereka langsung mengenali bahwa produk tersebut adalah kecap, bukan jamu. Karena semakin unik dan astistik kerajinan tangan semakin bernilai tinggi.

Dan harus diingat, bila usaha kecil dan menengah (UKM) yang bergerak di bidang kerajinan tangan, memiliki keunggulan yang melekat dibandingkan dengan bisnis besar,yaitu fleksibilitas, kemampuan untuk merespon dengan cepat, mampu memberikan layanan yang lebih personal. Pastikan bahwa bisnis Anda mengambil keuntungan maksimum dari daerah-daerah yang mewakili kekuatan dari perusahaan kecil.

Related posts