Mudahkankan Publik Penggalangan Dana Donasi - Rilis Layanan Aplikasi SIMPPSDBS

Memudahkan masyarakat yang ingin berbagi di era digital, pemerintah melalui Kementerian Sosial merilis aplikasi online SIMPPSDBS untuk mewadahi antusiasme dan kepedulian masyarakat dalam upaya penggalangan dana donasi dan demokrasi filantropi.

Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial, Kementerian Sosial Pepen Nazaruddin dalam keterangan tertulis di Jakarta, kemarin mengatakan, pihaknya membangun aplikasi berbasis online SIMPPSDBS yang sesuai dengan gaya hidup era millennial. "Melalui aplikasi ini masyarakat dapat berpartisipasi dengan mudah dalam penyelenggaraan penggalangan dana dan dapat mengakses layanan publik dalam hal perizinan,”ujarnya.

Selama ini, kata dia, partisipasi publik dapat dilihat dari dua bentuk pendanaan. Pertama, melalui dunia usaha terkait penyelenggaraan Undian Gratis Berhadiah (UGB) yang dikelola Kementerian Sosial untuk disalurkan sebagai santunan, penanganan korban bencana alam dan bencana sosial, bantuan KAT, bantuan rehabilitasi sosial, serta penanganan fakir miskin. Kedua, dana juga didapat dari Pengumpulan Uang atau Barang (PUB) yang dikelola dan disalurkan langsung oleh masyarakat, untuk pemenuhan sarana pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, olahraga, sarana umum, rehabilitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta penanganan korban bencana alam.

Melalui "Komunitas Memberi" pula Kementerian Sosial turut aktif dalam mendorong kepedulian masyarakat dengan mendirikan Forum Corporate Social Responsibility sebagai bentuk kemitraan dengan dunia usaha. "Kemensos mendapatkan tiga peran sekaligus sebagai regulator, motivator, dan fasilitator," katanya.

Kementerian Sosial memiliki kewajiban sebagai penyedia regulasi bagi dunia usaha dalam menyelenggarakan tanggung jawab sosial, melakukan sosialiasasi dan mendorong komitmen dunia usaha dalam pembangunan kesejahteraan sosial, serta menyediakan Basis Data Terpadu (BDT) kemiskinan dan menghubungkan dunia usaha dengan lembaga-lembaga kesejahteraan sosial dan penerima manfaat sehingga bisa adil, efisien dan efektif.

Pepen menambahkan, bangsa Indonesia ke depan akan menghadapi tantangan dalam hal pembangunan sosial.”Salah satu tantangan yang kita hadapi adalah bagaimana kita bisa melaksanakan program-program mengentaskan masalah kesejahteraan sosial, yang terkait kemiskinan, ketelantaran, disabilitas, keterpencilan, ketunaan sosial dan penyimpangan perilaku, korban bencana, korban tindak kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi," paparnya.

Untuk itu, partisipasi publik menurut dia, sangat diperlukan sebagai mitra pemerintah untuk membantu akselerasi pembangunan kesejahteraan sosial. Apalagi keterbatasan dinas sosial di pemda dalam mengemban tugas dan perannnya tentu harus ditopang oleh unsur swasta, seperti Baznas dan Forum CSR, dalam mengatasi persoalan sosial di berbagai daerah. Ya, dengan adanya semangat kebersamaan dan jejaring yang kuat, diharapkan masalah sosial dapat cepat terselesaikan.

Kendati begitu, pemerintah juga harus terus membenahi struktur birokrasinya agar solid dan bisa memberikan reaksi cepat atas masalah soal yang terjadi. Saat ini saja, masih banyak dinas sosial yang masih digabung dengan dinas tenaga kerja atau dinas lainnya di pemda.

BERITA TERKAIT

Aplikasi Lamikro Diperkenalkan ke UKM Jatim

Aplikasi Lamikro Diperkenalkan ke UKM Jatim NERACA Pamekasan - Perhimpunan Bank Milik Pemerintah Daerah Jawa Timur (Perbamida Jatim) akan lebih…

BPKP Targetkan Audit Enam OPD Terbesar APBD 2018 Kota Depok - Selain ‎Audit Dana Bansos dan Hibah

‎BPKP Targetkan Audit Enam OPD Terbesar APBD 2018 Kota Depok Selain ‎Audit Dana Bansos dan Hibah NERACA Depok - ‎Badan…

Berharap Dana Riset dan Pengembangan Swasta

  Oleh: Nailul Huda Peneliti Indef, Centre of Innovation and Digital Economy Seminggu ini publik dihebohkan oleh salah satu cuitan…

BERITA LAINNYA DI CSR

Salurkan Dana Bantuan Pasca Gempa - XL Axiata Bangun Gedung Sekolah di Lombok Utara

Belum berakhir PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) membantu pemulihan wilayah Lombok pasca gempa tahun lalu. Kini XL Axiata kembali…

Peduli Kesehatan - Lagi, Astra Serahkan 10 Truk Tangki Air Ke PMI

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), PT Astra International Tbk pada pekan kemarin kembali…

Peduli Dunia Pendidikan - BCA Bantu Beasiswa Rp 4,95 Miliar Ke 16 Perguruan Tinggi

Mempertegas komitmen kepeduliannya pada dunia pendidikan, PT Bank Central Asia (Persero) Tbk (BBCA) kembali menyalurkan beasiswa bakti BCA terhadap 16…