Dukung Angkut Batubara, United Tractor Akuisisi Perkasa Melati - Kuras Dana US$ 16, 80 Juta

Neraca

Jakarta – Ekspansi bisnis PT United Tractors Tbk (UNTR) tidak hanya bermain disektor alat berat dan juga pertambangan. Kini bisnis perseoroan terus berkembang biak dengan mengakuisisi 100% saham PT Perkasa Melati senilai US$16,80 juta melalui anak usahanya yaitu PT United Tractors Pandu Engineering.

Kabar perseroan mengakuisisi 100% Perkasa Melati disampaikan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (12/3). Dijelaskan, perjanjian jual beli bersyarat pembelian 100% saham PT Perkasa Melati oleh anak usaha UNTR tersebut dilakukan pada 9 Maret 2012.

Penyelesaian transaksi tersebut tergantung kepada dipenuhinya seluruh kondisi prasyarat yang ditentukan dalam perjanjian jual beli bersyarat dan pemenuhan terkait persyaratan pengambilalihan perusahaan sebagaimana diatur dalam Undang-undang No.40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Tujuan pengambialihan Perkasa Melati oleh anak usaha UNTR untuk mendukung kegiatan usaha PT United Tractors Pandu Engineering di bidang pengangkutan batu bara yang diharapkan akan dapat mendukung kegiatan usaha grup Perseroan terutama dalam bidang pertambangan batu bara. Perkasa Melati adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan dan perbaikan kapal.

Perseroan menilai transaksi tersebut bukan merupakan transaksi material seperti diatur dalam peraturan Bapepam-LK No.IX.E.2 mengingat nilai dari transaksi tersebut di bawah batas nilai transaksi. Transaksi tersebut juga bukan merupakan transaksi afiliasi ataupun benturan kepentingan dalam peraturan Bapepam-LK No.IX.E.1.

Sebagai informasi, PT United Tractors Tbk (UNTR) tengah memproses satu akuisisi perusahaan tambang batu bara di Kalimantan Tengah. Menurut Direktur Utama UNTR, Djoko Pranoto, pembiayaan akuisisi tambang batu bara berasal dari hasil rights issue senilai US$ 700 juta pada 2011 lalu.

Diirinya belum dapat menjelaskan lebih lanjut perusahaan tambang batu bara yang akan diakuisisi. Nilai kalori batu bara yang ingin diakuisisi sekitar 6.000-6.300 kalori. Pihaknya juga telah menyelesaikan due diligence untuk akuisisi tambang tersebut.

Saat ini, proses due diligence terhadap dua tambang di Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah sudah rampung dilaksanakan. "Kami mengharapkan menyelesaikan satu akuisisi tambang batu bara grown field di Kalimantan Tengah pada Maret 2012. Sedangkan, akuisisi tambang batu bara yang green field diharapkan selesai sebelum semester I-2012," kata Djoko.

Melalui akuisisi tambang batu bara, perseroan mengharapkan dapat meningkatkan pendapatan sebesar 15% dan pendapatan dari alat berat ditargetkan tumbuh 10% pada tahun ini. Sebelumnya, UNTR telah mengakuisisi enam tambang batu bara di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur dalam dua tahun terakhir. (bani)

Related posts