Laba Dua Putra Utama Terkoreksi 57,96%

Emiten perikanan, PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM)laba bersih di kuartal tiga 2018 kemarin sebesar Rp35,9 miliar atau turun 57,96% dibanding periode yang sama tahun 2017yang tercatat laba bersih sebesar Rp85,4 miliar. Informasi tersebut disampaikan perseroan di Jakarta, kemarin.

Perseroan juga menjelaskan, hingga September 2018, penjualan tercatat Rp880,6 miliar atau turun -12,69% dibandingkan akhir September 2017 yang tercatat sebesar Rp1,008 triliun. Sedangkan beban pokok penjualan mengalami penurunan 9,42% dari Rp828,1 miliar menjadi Rp750,2 miliar. Sedangkan kewajiban perseroan tercatat sebesarRp713,7 miliar atau naik 4,39% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat sebesar Rp683,3 miliar.

Sementara ekuitas tercatatsebesarRp1,431 triliun atau naik 2,507% dibanding akhir tahun 2017 yang tercatat Rp1,396 triliun. Adapunaset perseroan tercatat sebesarRp2,144 triliun atau naik 3,12% dibandingakhirtahun 2017 yang tercatat sebesarRp2,079 triliun. Sebelumnya perseroan menyampaikan, dua kapal milik perusahaan terbakar yakni, KM Dua Putra Perkasa 05 dan satu unit kapal cantrang.

BERITA TERKAIT

Alokasikan Capex Rp 2,5 Triliun - Charoen Pokphand Bangun Dua Pabrik Baru

NERACA Jakarta – Tingkatkan kapasitas produksi pakan, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk berencana membangun dua pabrik baru dengan belanja modal…

Bayan Bukukan Laba Bersih Turun 30,85%

NERACA Jakarta – Positifnya harga batu bara di pasar belum memberikan dampak terhadap pencapaian kinerja PT Bayan Resources Tbk (BYAN).…

Jelang Lebaran 2019 - Pertumbuhan Penumpang Pesawat Turun Dua Kali Lipat

NERACA Jakarta – Pertumbuhan penumpang pesawat penerbangan domestik turun hampir dua kali lipat pada Lebaran 2019, kata Direktur Jenderal Perhubungan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Pefindo Raih Mandat Obligasi Rp 52,675 Triliun

Pasar obligasi pasca pilpres masih marak. Pasalnya, PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo mencatat sebanyak 47 emiten mengajukan mandat pemeringkatan…

GEMA Kantungi Kontrak Rp 475 Miliar

Hingga April 2019, PT Gema Grahasarana Tbk (GEMA) berhasil mengantongi kontrak senilai Rp475 miliar. Sekretaris Perusahaan Gema Grahasarana, Ferlina Sutandi…

PJAA Siap Lunasi Obligasi Jatuh Tempo

NERACA Jakarta - Emiten pariwisata, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) memiliki tenggat obligasi jatuh tempo senilai Rp350 miliar. Perseroan…