Pasar Menunggu Aturan Papan Akselerasi

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebutkan ada lima perusahaan dengan Net Tangible Assets (NTA) atau aset berwujud bersih kurang dari Rp5 miliar tengah menunggu disahkannya Rancangan Peraturan Nomor I-V Tentang Ketentuan Khusus Pencatatan Saham di Papan Akselerasi untuk melakukan pencatatan perdana saham di BEI. “Lima perusahaan itu ingin IPO, ada perusahaan tag boot, hotel dan peminjaman kendaraan. Tapi, karena NTA masih dibawah Rp5 miliar sebagai syarat pencatatan saham, maka belum bisa saat ini,” kata Direktur Penilaian Perusahaan Bursa BEI, I Nyoman Gede Yetna Setia di Jakarta, kemarin.

Asal tahu saja, nantinya dalam rancangan peraturan pencatatan papan akselerasi memungkinkan perusahaan dengan NTA kurang Rp5 miliar untuk melakukan pencatatan saham di BEI asalkan memiliki pendapatan dan kapitalisasi pasar memadai. Nyoman juga menegaskan, rancangan peraturan papan akselerasi akan dibahas dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada minggu depan.”Jika sudah disetujui OJK, maka akan berlaku tahun ini,” ucap dia.

Kata Nyoman, beleid baru terkait pencatatan itu mengacu pada peraturan OJK Nomor 53/POJK.04/2017 tentang Pernyataan Pendaftaran Dalam Rangka Penawaran Umum dan Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu oleh Emiten Dengan Aset Skala Kecil atau Emiten Dengan Aset Skala Menengah.

BERITA TERKAIT

PD Pasar Tangerang Kelola 18 Pasar Tradisional

PD Pasar Tangerang Kelola 18 Pasar Tradisional NERACA Tangerang - Perusahaan Daerah (PD) Pasar Niaga Kerta Raharja, Badan Usaha Milik…

Proses Pemilu Berlarut - Laju Pasar Obligasi Terancam Terhambat

NERACA Jakarta – Pasar obligasi dalam negeri masih menjadi perburuan investor asing, meskipun tahun ini merupakan tahun politik. nvestor masih…

Tingkatkan Pangsa Pasar - Kimia Farma Bakal Akuisisi Phapros

NERACA Jakarta – Kembangkan ekspansi bisnis, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) akan membeli 47.901.860 lembar atau 56,77 dari total saham…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Lima Emiten Belum Bayar Listing Fee

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah emiten yang mengalami gangguan keberlangsungan usaha atau going concern dan berakibat tidak mampu…

Rayakan Imlek - Kobelco Berikan Special Promo Konsumen

NERACA Jakarta - Rayakan Imlek 2570, PT Daya Kobelco Construction Machinery Indonesia (DK CMI),  menggelar  customer gathering dari seluruh Indonesia.…

WSBP Pangkas Utang Jadi Rp 4,7 Triliun

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah menerima pembayaran termin pada Januari 2019 yang digunakan perseroan untuk pelunasan pinjaman perseroan.…