Semen Gresik dan Wika Sinergis Bangun Pabrik - Myanmar Menjadi Pasar Baru BUMN

Neraca

Jakarta - PT Semen Gresik Tbk (SMGR) akan sinergis dengan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dalam membangun pabrik semen baru di Myanmar. Dimana dalam kerjasama tersebut, nantinya WIKA yang akan mengerjakan konstruksi pabrik semen dan untuk lokasi pembanguna pabrik tengah dicari lokasi yang strategis.

Kata Deputi Menteri BUMN Bidang Infrastruktur dan Logistik Sumaryanto Widayatin, pembangunan pabrik Semen Gresik tengah dicari lokasinya dan pembangunannya di serahkan kepada WIKA, “Sekarang Semen Gresik sedang cari lokasi strategis untuk bangun pabrik semen di sana. Nanti yang bangun Wijaya Karya. Nanti kalau ada sisa maka semen-semen tersebut bisa digunakan di Indonesia, jadi pangsa pasar Semen Gresik tetap ada,”katanya di Jakarta, Senin (12/3).

Menurutnya, dengan adanya produksi semen di Myanmar, maka ongkos logistik ke Indonesia bisa ditekan. Sebut saja pengembangan infrastruktur di wilayah barat Indonesia atau Sumatera akan lebih murah mendatangkan semen dari Myanmar daripada dari Pulau Jawa.

Selain, Semen Gresik dan Wika, Kementerian BUMN juga mendorong BUMN lain untuk melakukan ekspansi ke Myanmar. Dia menuturkan, negara tersebut dianggap punya potensi yang begitu besar, baik dari sisi jumlah penduduk, sumber daya alam (SDA), semen, dan pengembangan infrastruktur yang bisa dikembangkan BUMN Indonesia.

Sumaryanto mengharapkan semua 141 BUMN Indonesia bisa merambah ke Myanmar melalui program Indonesia Incorporated. Namun untuk tahap awal dimulai oleh empat BUMN, yakni PT Bank BNI Tbk, PT Pertamina, PT Semen Gresik Tbk, dan PT Wijaya Karya.

Selanjutnya, untuk tahun ini, PT Bank BNI Tbk sudah bisa memulai ekspansi dengan membuka cabang dari Hong Kong ke Myanmar."Investasi politik kita waktu mendorong Kamboja masuk Asean begitu mahal, begitu juga ketika mendorong Myanmar masuk Asean. Tapi waktu itu yang menikmati China dan Jepang. Sekarang kompensasinya kita bisa kembangkan ekonomi di Myanmar," jelasnya.

Kata Widyatin, Indonesia tidak mau ketinggalan saat ini. Karena itu, Indonesia melalui BUMN-BUMN akan berekspansi ke Myanmar. Dengan begitu, bisa membuat BUMN tak sekadar jago kandang, meski di sisi lain tetap fokus juga di domestik. (bani)

Related posts