Diusulkan Bentuk Lembaga Ekonomi Pan Asia

Brifing

Diusulkan Bentuk Lembaga Ekonomi Pan Asia

Jakarta-- Bank Pembangunan Asia (ADB) dalam releasenya merekomendasikan dan mengusulkan pembentukan lembaga komunitas ekonomi Pan-Asia. Selain itu pembentukan lembaga tersebut bisa memperkuat lembaga regional yang sudah ada di kawasan Asia, seperti Asean. Rekomendasi tersebut berasal dari laporan bertajuk "Institutions for Regional Integration: Toward an Asian Economic Community", yang dikeluarkan ADB dan diterima di Jakarta, Senin.

Menurut laporan ADB tersebut, institusi ekonomi Pan-Asia baru yang diusulkan antara lain Forum Infrastruktur Pan-Asia dan Lembaga Area Perdagangan Bebas Asia. Selain itu, diusulkan pula pembentukan lembaga Dialog Stabilitas Finansial Asia dan Dewan Penasihat Legal Asia, serta forum regional untuk pengadaan barang-barang konsumsi publik.

Berbagai lembaga baru tersebut dinilai dapat dikelompokkan dalam organisasi yang menaungi seperti Dewan Kerja Sama Ekonomi Asia yang juga akan berfungsi sebagai badan koordinasi pada tingkatan politik tertinggi.

Rekomendasi lainnya dari laporan itu adalah memperkuat dan merasionalisasi institusi integrasi regional yang sudah ada seperti Asean, the South Asian Association for Regional Cooperation, dan the Pacific Islands Forum.

Sebelumnya, ADB juga mengeluarkan laporan yang menyatakan bahwa Asia telah mendapatkan keuntungan besar dari perjanjian perdagangan bebas selama dekade terakhir tetapi kawasan itu butuh untuk mengkonsolidasikan berbagai perjanjian tersebut.

Berdasarkan laporan ADB, Asia telah menunjukkan peningkatan pesat dalam perjanjian perdagangan bebas sejak 2000. Namun, beberapa perjanjian perdagangan bebas itu dinilai sangat rumit karena diterapkan kepada sektor dan persyaratan yang berbeda, serta meningkatkan biaya bagi berbagai perusahaan yang melakuan perdagangan di banyak negara.

Untuk itu, diperlukan sejumlah langkah untuk mengkonsolidasikan berbagai perjanjian tersebut akan membantu perusahaan dan pertumbuhan ekonomi. "Perjanjian perdagangan bebas akan memiliki manfaat ekonomi yang jelas. Itu tentu saja akan meningkatkan akses pasar untuk berbagai barang, jasa, keahlian dan teknologi," kata Presiden ADB, Haruhiko Kuroda.

Kuroda juga mengatakan, perjanjian perdagangan bebas juga akan membantu mengatasi sentimen proteksionis yang mengancam pemulihan perdagangan dan ekonomi Asia.

Sementara itu, Ketua Asosiasi pengusaha Indonesia (Apindo) Djimanto mengatakan, dengan kenaikan harga minyak mentah dunia ke atas level US$100 per barel, para pengusaha sudah ancang-ancang menaikan harga jual barang-barang hasil produksi industri rata-rata 5% di kuartal kedua 2011. “Ini dengan asumsi, jika harga minyak mentah dunia jenis light sweet yang dikenal sebagai West Texas Itermediate (WTI) di level US$100 ke atas per barel,” ujarnya.

Pasalnya, hanya minyak light sweet yang paling berhubungan langsung dengan industri. Apalagi, meski musim dingin di AS sudah hampir selesai, belum menurunkan permintaan atas minyak mentah dunia. “ Para pengusaha sudah melakukan antisipasi atas kemungkinan peningkatan ongkos produksi akibat harga minyak,” ucapnya.

Menurutnya, perusahaan-perusahaan yang paling terdampak negatif harga minyak adalah yang menggunakan energi BBM paling besar seperti restoran, transportasi dan indusrti yang banyak melakukan pembakaran kimia dalam proses produksinya. **ant/cahyo

BERITA TERKAIT

Menteri LHK Paparkan Kebijakan Moratorium dan Alokasi Hutan untuk Rakyat - Di Forum Asia Pacific Forestry Week, Korsel

Menteri LHK Paparkan Kebijakan Moratorium dan Alokasi Hutan untuk Rakyat Di Forum Asia Pacific Forestry Week, Korsel NERACA Incheon, Korea…

Ketahanan Ekonomi dalam Situasi Global

Oleh: Dr. YB Suhartoko SE, ME., Dosen FE Unika Atmajaya Jakarta   Situasi perekonomian dunia pada awal tahun 2019 masih menunjukkan…

Disnaker Jabar Akan Bentuk Migran Service Center

Disnaker Jabar Akan Bentuk Migran Service Center NERACA Cianjur - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Jawa Barat (Jabar) dalam waktu…

BERITA LAINNYA DI BERITA EKONOMI

Silpa APBD Rp20 Triliun, Pemda Diminta Genjot Penyerapan

      NERACA   Jakarta - Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) Provinsi dalam APBD Provinsi se-Indonesia menunjukkan rapot merah,…

Transaksi GPI Ditargetkan Meningkat Hingga 20%

    NERACA   Jakarta - Industri Pernikahan merupakan salah satu industri kreatif yang berkembang sangat pesat di tanah air.…

Kemenkeu Pastikan Kas Negara Aman

    NERACA   Jakarta - Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Marwanto Harjowirjono memastikan kas negara dalam keadaan aman dan…