Kredit Industri Tumbuh 11,7% - Di Sulut

NERACA

Manado--- Ekspansi kredit perbankan untuk sektor industri di Provinsi Sulawesi Utara mengalami pertumbuhan 11,7% menjadi Rp387,71 miliar, dibanding 2010 yang tercatat Rp347,05 miliar. Sektor industri yang masuk dalam catatan BI hanya industri pengolahan, kata Pemimpin Bank Indonesia Manado, Ramlan Ginting di Manado, Minggu.

Ekspansi kredit ke sektor industri yang hanya sekitar 11,7% tersebut, jauh lebih kecil ketimbang pertumbuhan total kredit perbankan Sulut yang mencapai 23% pada 2011. "Industri pengolahan rupanya belum menjadi titik perhatian perbankan daerah ini, namun diharapkan pada 2012, perbankan lebih berani menyalurkan kredit ke sektor ini," tambah Ramlan lagi.

Realisasi kredit industri pengolahan yang hanya sebesar Rp387,71 miliar tersebut berarti hanya 2,4% dari total kredit perbankan Sulut yang mencapai Rp15,89 triliun hingga Desember 2011. Dominasi penyaluran kredit perbankan Sulut pada 2011 masih tetap didominasi sektor konsumsi yang mencapai Rp8,2 triliun atau 52%, disusul perdagangan, restoran dan hotel sebesar Rp4,61 triliun (29%). Sektor produktif lainnya yang cukup dominan realisasi kreditnya yakni sektor jasa dunia usaha Rp590 miliar (3,7%) dan konstruksi Rp521,3 miliar (3,3%). **cahyo

Related posts