Manajemen AISA Bantah Perusahan Bangkrut

Direktur Utama PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA), Hengky Koestanto dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin membantah kabar yang menyatakan bahwa perusahaan tengah berada dalam keadaan bangkrut. Dirinya memohon pengertian stakeholders, lantaran perusahaan masih dihadapkan pada beberapa kendala, termasuk transisi dari manajemen lama ke baru.

Adapun beberapa kendala yang masih dihadapi emiten saat ini, yaitu proses perdamaian antara emiten itu dan entitas anak usaha yang mengajukan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU). Beberapa anak usaha AISA yang tengah di PKPU yakni PT Putra Taro Paloma, PT Balaraja Bisco Paloma, PT Tiga Pilar Sejahtera, PT Poly Meditra Indonesia, PT Dunia Pangan, PT Jatisari Sri Rejeki, PT Indo Beras Unggul dan PT Sukses Abadi Karya Inti.

Selain itu, AISA tengah dalam proses menyusun restatement laporan keuangan 2017 dan laporan keuangan 2018 yang belum dirilis sejak kuartal I tahun lalu. "Perseroan mengalami kendala sangat berarti, mengingat belum mendapatkan transisi dari direksi lama," kata Hengky.

Di sisi lain, anak usaha AISA yakni PT Putra Taro Paloma saat ini tengah mengambil langkah hukum untuk mengamankan aset, harta dan dokumen milik perusahaan tersebut. Untuk itu, manajemen baru AISA berharap, berbagai upaya yang tengah diambil perusahaan bisa mendapatkan kepercayaan dari pemegang saham, publik dan segenap stakeholder lainnya.

BERITA TERKAIT

Rambah Bisnis Layanan Rest Area - PTPP Bikin Perusahan Patungan Rp 63,42 Miliar

NERACA Jakarta – Raup cuan di bisnis jalan tol, PT Pembangunan Perumahan (PTPP) telah melakukan penyertaan saham dalam pembentukan perusahaan…

Kejagung Bantah Penyataan Polisi Soal SP3 Gunawan Jusuf

Kejagung Bantah Penyataan Polisi Soal SP3 Gunawan Jusuf NERACA Jakarta - Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kejagung) Mukri membantah…

Transisi Laporan Keuangan - Manajemen AISA “Bersih Bersih” Keuangan

NERACA Jakarta – Pasca ditunjuknya direksi baru PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) hasil rapat umum pemegang saham luar…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Harga Saham Melorot Tajam - Saham Cottonindo Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Perdagangan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami…

Kuras Kocek Rp 460,38 Miliar - TBIG Realisasikan Buyback 96,21 Juta Saham

NERACA Jakarta - Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) telah membeli kembali atau buyback saham dari…

KINO Akuisisi Kino Food Rp 74,88 Miliar

PT Kino Indonesia Tbk (KINO) akan menjadi pemegang saham pengendali PT Kino Food Indonesia. Rencana itu tertuang dalam perjanjian Jual…