Capri Nusa Satu Lepas 20% Saham IPO

Danai ekspansi bisnis hingga akuisisi lahan, menjadi alasan perusahaan properti PT Capri Nusa Satu Property untuk melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) dengan melepas 20% dari total saham perseroan. Perseroan membidik dana aksi korporasi tersebut hinga Rp 100 miliar.

Head of Corporate Finance UOB Kay Hian Sekuritas, Octavianus Sitorus mengatakan, rencana itu telihat serius setelah manajemen PT Capri Nusa Satu Property dan PT UOB Kay Hian Sekuritas selaku penjamin pelaksana emisi efek menyambangi Bursa Efek Indonesia guna melakukan paparan terbatas.”Capri Nusa telah melakukan mini ekspos sebagai langkah untuk IPO,” kata Octavianus Sitorus di Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut Octavianus menyampaikan, Capri Nusa saat ini telah memiliki lahan di Pulau Nusa Penida, Bali. Selanjutnya untuk membangun resor dibutuhkan dana cukup besar.“Tahap awal dana awalnya dibawah Rp100 miliar dan itu diharapkan dapat dari IPO dengan lepas 20% saham perseroan,”ujarnya.

Kedepannya, jelas dia, resor tahap satu tersebut akan dikembangkan dalam kurun waktu lima hingga sepuluh tahun mendatang.“Tahap pertama saja butuh dana Rp15 triliun hingga Rp20 triliun. Setelah IPO baru kita pikirkan bagaimana membesarkan Capri Nusa,” kata dia.

Dia menjelaskan, Capri Nusa memilih membangun resor di Pulau Nusa Penida karena peluang kunjungan wisata di sana masih berpotensi berkembang.“Sekarang masih sepi tapi kedepannya akan berkembang, terlebih di Bali sudah padat,” jelas dia.

BERITA TERKAIT

Harga IPO Rp 180 Per Saham - Citra Putra Realty Raup Dana Rp 93,6 Miliar

NERACA Jakarta – Resmi mengantungi pernyataan efektif untuk melakukan penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) dari Otoritas…

Bukalapak Tegaskan Belum Berniat IPO

Co-founder dan President Bukalapak Fajrin Rasyid mengatakan bahwa untuk saat ini Bukalapak belum berencana untuk go public melalui Initial Public…

Serap Private Placement - Benny Tjokro Tambah Porsi Saham di RIMO

NERACA Jakarta - Aksi korporasi PT Rimo International Lestari Tbk (RIMO) berupa Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Harga Saham Melorot Tajam - Saham Cottonindo Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Perdagangan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami…

Kuras Kocek Rp 460,38 Miliar - TBIG Realisasikan Buyback 96,21 Juta Saham

NERACA Jakarta - Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) telah membeli kembali atau buyback saham dari…

KINO Akuisisi Kino Food Rp 74,88 Miliar

PT Kino Indonesia Tbk (KINO) akan menjadi pemegang saham pengendali PT Kino Food Indonesia. Rencana itu tertuang dalam perjanjian Jual…