Jabatan Pekerja Asing Dibatasi

NERACA

Jakarta—Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi membatasi posisi penting pekerja asing di sebuah perusahaan banyak manfaatnya. Salah satunya mencegah kecemburuan di kalangan pekerja di sebuah perusahaan lokal maupun asing. "Begini, kalau semua posisi yang level menengah ke bawah diiisi oleh orang asing, akan ada kecemburuan dan justru akan membahayakan perusahaan," kata Menakertrasn, Muhaimin Iskandar di Jakarta,

Menurut Muhaimin, posisi CEO papan atas tak bisa dipaksa dilarang untuk orang asing. Ketentuan pembatasan jabatan kerja bagi orang asing hanya mencakup posisi menengah ke bawah. Sementara posisi teratas pemerintah tak bisa ikut campur.

Lebih jauh kata Ketua umum PKB iini menuturkan selama ini adanya ketentuan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 40 Tahun 2012 tentang jabatan-jabatan tertentu yang dilarang diduduki tenaga kerja asing memang ditangkap salah kaprah oleh pengusaha terutama soal posisi CEO. "Itu salah paham saja, memang beberapa posisi yang berkaitan dengan ownership atau CEO level tertinggi, itu hak pemilik. Dan itu tidak sampai kesana, tetapi di level bawah saja," katamya.

Ketentuan ini berdasarkan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. 40 Tahun 2012 tentang jabatan-jabatan tertentu yang dilarang diduduki tenaga kerja asing yang diteken pada 29 Februari 2012, jabatan yang dilarang untuk orang asing diantaranya mencakup 19 posisi. *diedie

Related posts