Ekonomi Positif, Scheneider Electric Bangun Pabrik di Cibitung Bekasi

Neraca

Jakarta – PT Scheneider Electric yang bergerak dibidang pengelolaan energi global berencana meningkatkan investasi di Indonesia dengan membangun pabrik baru di kawasan industri Cibitung, Jawa Barat.

Life Space Bussiness Manager PT Schneider Electric Indonesia, Hedi Santoso mengatakan, pembangunan pabrik baru tersebut akan mulai dibangun awal tahun 2012 dan ditargetkan dapat beroperasi pada 2013. “Pabrik di Cibitung tersebut akan menambah fasilitas pabrik Schneider yang sudah ada sebelumnya di Indonesia yaitu pabrik di Cikarang, Pulogadung, Batam serta fasilitas lainnya seperti Project Engineering Center dan Solution Monitoring Center,”katanya di Jakarta, Kamis (8/3).

Dia menjelaskan, Kehadiran pabrik baru Schneider Electric di Cibitung akan mempercepat suply Schneider Electric bagi pasar Indonesia serta memangkas biaya transportasi, dengan demikian meningkatkan daya saing Schneider Electric.

Rencananya, pembangunan pabrik tersebut akan dbagun diatas lahan seluas 33.000 meter persegi. Nantinya, pabrik baru Cibitung akan memproduksi perangkat transformer dan Mini Circuit Breaker (MCB).

Transformer adalah alat yang digunakan untuk memindahkan dan mengubah tegangan listrik dari satu rangkaian listrik ke rangkaian listrik lain. Sedangkan MCB adalah pemutus arus listrik yang dipasang agar arus listrik mengalir sesuai dengan kebutuhan dan jumlah pemakaian pada umumnya.

Menurut Presiden Direktur PT Schneider Electric Indonesia, Riyanto Mashan, pembangunan pabrik di Cibitung, dikarenakan saat ini Indonesia menjadi negara destinasi investasi Schneider Electric terbesar di Asia Tenggara dan ketiga terbesar di Asia setelah Cina dan India, “Kondisi makro ekonomi Indonesia yang terus membaik serta dinamika pasar yang baik membuat optimis Schneider akan pertumbuhan yang baik bagi perusahaan,”tandasnya.

Asal tahu saja, tahun lalu penjualan Schneider di seluruh dunia mencapai 19,6 miliar Euro. Kedepannya, untuk tahun ini peningkatan pertumbuhan produksi sebesar 15% atau setara dengan 1 milyar Euro per-tahun. Nantinya, produksi perseroan akan bergerak pada segmen menengah kebawah, oleh karena itu sosialisasi terus ditingkatkan.

Luncurkan Produk Baru

Seiring terjadinya musibah bencana kebakaran yang di pastikan sekitar 38% oleh hubungan arus pendek. PT Schneider Electric Indonesia menawarkan solusi dengan mengusung rangkaian produk instalasi listrik yang handal, aman dengan dikemas secara design dan bentuk yang indah.

Kata Life Space Bussiness Manager PT Schneider Electric Indonesia, Hedi Santoso, pemilik rumah perlu jeli dalam memilih bentuk dan warna dari instalasi listrik yang diperlukan agar nampak harmonis sehingga mampu membangun suasana yang diinginkan dari suatu ruangan.”Produk-produk kami dapat di aplikasikan di rumah, kantor, appartemen, hotel dan berbagai jenis bangunan manapun,”paparnya

Schneider juga menawarkan solusi terintegarasi diberbagai segmen pasar, termasuk juga dalam hal memimpin pasar dalam kategori Utilities dan Infrastructure, industries dan machine manufactures, bangunan non hunian, data centers dan networks dan perumahan.

Schneider memfokuskan diri dalam penciptaan energi yang aman, handal dan efisien, produktif dan ramah lingkungan. (prima)

Related posts