BEI Rilis Total Obligasi Ditangani Capai Rp 8,1 Triliun

Neraca

Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan sebanyak sembilan perusahaan akan menerbitkan obligasi atau surat utang pada 2012 dengan nilai total sekitar Rp8,1 triliun. "Obligasi yang sudah ditangani totalnya Rp8,1 triliun, ada sembilan perusahaan," kata Direktur Penilai Perusahaan BEI Eddy Sugito di Jakarta, Kamis (8/3).

Menurutnya, ada beberapa perusahaan dari sektor riil yang menyatakan siap untuk menerbitkan obligasi pada tahun ini meski nilai obligasi itu minim. "Ada sekitar satu dan dua perusahaan sektor riil. Nilainya kecil, tidak sampai Rp1 triliun," katanya.

Dia menambahkan, mayoritas perusahaan yang akan menerbitkan obligasi itu bergerak di sektor pembiayan (multifinance). Namun pihaknya belum dapat merinci nama perusahaan itu.

Sementara, sepanjang tahun ini BEI mencatat jumlah total emisi obligasi senilai Rp10,8 triliun dari tujuh emisi enam emiten. Data obligasi yang dibukukan BEI tercatat, Bank Maluku, SAN Finance, JAPFA, Perum Pegadaian, dan Astra Sedaya Finance.

PT Bank Bukopin Tbk (BBKP) mencatatkan obligasi subordinasi berkelanjutan tahap I 2012 sebesar Rp1,5 triliun. Obligasi subordinasi Bukopin itu mempunyai jangka waktu tujuh tahun dan mendapatkan peringkat dari lembaga Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) "idA" (Single A). Adapun sebagai wali amanat dalam emisi tersebut adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

Dengan pencatatan obligasi subordinasi Bank Bukopin itu, maka total emisi obligasi, sukuk, Efek Beragun Aset (EBA), yang tercatat di BEI berjumlah 188 emisi dengan nilai nominal "outstanding" sebesar Rp157,42 triliun dan 80 juta dolar AS yang diterbitkan oleh 98 emiten. Sementara, Surat Berharga Negara (SBN) yang tercatat di BEI berjumlah 91 seri dengan nilai nominal Rp752,34 triliun dan empat EBA senilai Rp1,4 triliun. (bani)

Related posts