Waskita Karya Raih Pembayaran Rp 1,9 Triliun - Garap Proyek Jalan Tol

NERACA

Jakarta - PT Waskita Karya Tbk (WSKT)selaku kontraktor yang menggarap proyek ruas tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung telah menerima pembayaran pertama senilai Rp 1.9 triliun dari total kesuluruhan sebesar Rp 2.5 triliun yang harus dibayarkan pemerintah.

Direktur Keuangan PT Waskita Karya, Haris Gunawan menyatakan, akan melakukan pembayaran sisanya sebesar Rp 600 miliar dilakukan pada tanggal 20 Desember 2018.”Tentunya ini akan sangat membantu kinerja kas operasional Waskita saat ini. Pembayaran masuk ke dalam target Rp 20 triliun kas yang kami harapkan akan diterima disepanjang tahun 2018,”ujarnya di Jakarta, kemarin.

Pembayaran proyek turnkey tersebut telah diterima oleh Waskita sampai dengan saat ini, proyek turnkey merupakan yang dimana pihak pemberi tugas akan melakukan pembayaran pekerjaan setelah hasil prestasi pekerjaan selesai 100%. Di antaranya pembayaran atas proyek turnkey yakni proyek Light Rail Transit (LRT) Palembang sebesar Rp 5.6 triliun dan proyek Batang - Semarang tahap pertama sebesar Rp 600 miliar.

Harris menambahkan bahwa Waskita juga direncanakan pada 20 Desember 2018 menerima pembayaran selanjutnya atas pekerjaan proyek Tol Batang - Semarang yang telah rampung senilai Rp 5.8 triliun. Sebagai informasi proyek Ruas Tol Terbanggi Besar - Pematang Panggang - Kayu Agung yang dimiliki oleh PT Hutama Karya (persero) ini diperoleh Waskita dengan nilai kontrak sebesar Rp 2.5 triliun dengan panjang ruas 25 Km. Pengerjaan dimulai dari bulan Juli 2016 hingga rampung pada November 2018.

Hingga kuartal ketiga lalu, kas operasionsl Waskita Karya masih menunjukan posisi negatif yakni mencapai Rp 1,54 triliun. Sementara laba bersih sebesar Rp 4,49 triliun atau tumbuh 53,77% secara tahunan. Kemudian pendapatan usaha Rp36,23 triliun pada 30 September 2018. Jumlah tersebut naik 26,99% dari Rp28,53 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

BERITA TERKAIT

Dorong Bisnis Lebih Agresif - Bukalapak Raih Kucuran Dana dari Mirae Asset

NERACA Jakarta –Pesatnya pertumbuhan bisnis e-commerce Bukalapak, mendorong beberapa perusahaan besar lainnya untuk ikut serta memberikan suntikan modal. Apalagi, Bukalapak…

Utang Luar Negeri Naik 7% Jadi Rp5.220 Triliun

  NERACA Jakarta - Utang luar negeri Indonesia naik tujuh persen secara tahunan menjadi 372,9 miliar dolar AS per akhir…

BPJS-TK Sumbagsel Fokus Garap Pekerja Informal

BPJS-TK Sumbagsel Fokus Garap Pekerja Informal NERACA Palembang - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel)…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…