BTN Lelang 986 Unit Rumah Senilai Rp 216 Miliar - Pangkas Aset KPR Tidak Produktif

NERACA

Bogor - Sebagai salah satu upaya perseroan untuk memperbaiki kualitas kredit, Bank BTN melaunching produk baru yang dibandrol nama KPR Lelang. Produk baru juga dimaksudkan untuk menjawab tingginya peminat rumah sitaan atau aset yang dilelang lewat portal www.rumahmurahbtn.co.id.

KPR Lelang merupakan fitur baru di produk KPR yang dikhususkan bagi nasabah yang ingin mendapatkan pembiayaan untuk rumah yang berhasil mereka dapatkan lewat proses lelang,”Kami mengamati bahwa peminat rumah lelang mengalami tren peningkatan setiap bulan, tercatat sebanyak 7.063 peminat dan sekitar 30% diantaranya tertarik menggunakan KPR untuk melunasi rumah hasil lelang tersebut,” kata Direktur Bank BTN, Nixon LP Napitupulu di Bogor, Jumat (14/12).

Nixon menjelaskan, sejak diluncurkan pada bulan 9 Februari 2018, situs khusus rumah lelang Bank BTN yaitu www.rumahmurahbtn mengalami peningkatan pengunjung maupun peminat. Total aset yang terjual lewat lelang tersebut per 10 Desember 2018 mencapai 986 unit dengan nilai Rp216 miliar. Adapun data jumlah aset yang dilelang hingga pekan ini mencapai 12.424 unit dengan total nilai agunan mencapai Rp1,7 trilliun dengan jumlah pengunjung laman mencapai 1,4 juta pengunjung. Sementara sekitar 7 ribu pengunjung diantaranya menyatakan berminat mengikuti lelang.

Adapun rumah lelang yang paling laris adalah yang harganya berkisar sekitar Rp100 juta hingga sekitar Rp300 juta dengan lokasi favorit di wilayah Bekasi, Depok, Serpong Banten, Semarang, Purwakarta Jawa Barat, Jambi, Balikpapan dan Makassar. “Setelah kami data, mereka sangat membutuhkan KPR untuk membiayainya sehingga kami menyiapkan satu produk baru yang diharapkan dapat menjawab permintaan pasar tersebut,” kata Nixon.

Disampaikannya, untuk menikmati KPR Lelang ada sejumlah prosedur yang harus dilewati nasabah. Pertama, segera mengikuti proses lelang ketika sudah menemukan properti yang diminati di situs www.rumahmurahbtn.co.id. Kedua, melakukan survey rumah lelang dengan menginformasikannya kepada petugas kantor cabang BTN terdekat. Ketiga, membuat akun di portal Ditjen Kekayaan Negara di www.lelang.go.id. Keempat, nasabah memberikan setoran uang jaminan sebesar 20% dari harga limit yang ditentukan atau sesuai ketentuan DJKN terkait minimal penyetoran uang jaminan untuk dapat mengikuti lelang.

Kelima, nasabah kemudian bisa memproses KPR di Bank BTN sampai dengan proses Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit. Keenam, adalah mengikuti lelang di KPKNL dimana aset didaftarkan. “Jika menang lelang, maka akad kredit bisa segera dilaksanakan sekitar sepekan kemudian, kalau kalah maka uang jaminan tadi dikembalikan ke nasabah,” kata Nixon.

Senada dengan Nixon, Direktur Consumer Banking Bank BTN, Budi Satria mengaku potensi KPR Lelang akan makin besar ke depannya karena jumlah peminat rumah lelang BTN yang makin tinggi. KPR Lelang tersebut, menurut Budi sama dengan KPR biasa pada umumnya. Yang membedakan adalah jenis agunannya adalah rumah hasil lelang Bank BTN. Sementara uang mukanya diperhitungkan menggunakan uang jaminan yang disetor saat nasabah mengikuti proses lelang. Adapun ketentuan KPR Lelang sama dengan KPR Secondhand atau pemilikan rumah second (bukan dari developer).

Target dari KPR lelang, menurut Budi maupun Nixon adalah mengurangi aset mangkrak menjadi aset bernilai, serta memperbaiki NPL atau Non Performing Loan (NPL) Bank BTN dan rumah lelang bisa dijadikan investasi yang baik karena harga properti cenderung meningkat.

BERITA TERKAIT

Akusisi 30% Saham PNMIM - Bank BTN Investasikan Dana Rp 114,3 Miliar

Di penghujung kuartal pertama tahun ini, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) mulai merealisasikan target ekspansi perseroan untuk memperluas…

KPK Dampingi Penerbitan Aset Rawan Dikorupsi Pejabat Pemprov Sumsel

KPK Dampingi Penerbitan Aset Rawan Dikorupsi Pejabat Pemprov Sumsel NERACA Palembang - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendampingi Provinsi Sumsel…

Genjot Ekspansi Kredit - Lagi, BTN Gelar Akad Massal Serentak

Penetrasi pertumbuhan kredit kepemilikan rumah (KPR) lebih besar lagi, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) untuk kesekian kalinya menggelar akad…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Bersih Siantar Top Naik 17,95%

NERACA Jakarta – Di tahun 2018 kemarin, PT Siantar Top Tbk (STTP) berhasil membukukan kenaikan laba bersih sebesar 17,95% secara…

LMPI Targetkan Penjualan Rp 523,89 Miliar

NERACA Jakarta – Meskipun sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) masih mencatatkan rugi sebesar Rp 46,39…

Bumi Teknokultura Raup Untung Rp 76 Miliar

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) membukukan laba bersih Rp76 miliar pada 2018, setelah membukukan rugi bersih sebesar Rp31,48 miliar…