BNI Klaim Salurkan KUR Rp7,06 T

NERACA

Jakarta-- PT Bank Negara IndonesiaTbk (BNI) mengklaim telah menyalurkan kredit usaha rakyat (KUR) sebesar Rp7,06 triliun kepada 88.172. "Sedangkan untuk kredit kemitraan telah disalurkan sebesar Rp272 miliar kepada empat ribu lebih mitra binaan sampai Desember 2011 lalu," kata Direktur Utama BNI, Gatot M Suwondo di Jakarta, (8/3)

Menurut Gatot, program KUR dan kredit kemitraan BNI telah didesain untuk mendukung usaha-usaha kecil berbasis ekonomi rakyat dan wirausahawan baru, termasuk para pedagang kaki lima dengan persyaratan yang mudah dan bunga yang ringan. "Selain menyalurkan pembiayaan, BNI juga mendukung perkembangan sektor ekonomi pedagang kaki lima dengan melalui. Beberapa program CSR, seperti dengan bantuan penyediaan dan pembangunan kios atau lapak yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah setempat," tambahnya

Selain memberikan bantuan kredit, BNI juga memberikan program capacity building berupa pelatihan untuk membantu mitra binaan meningkatkan kapasitas usahanya. BNI juga memberikan kesempatan kepada para mitra binaan untuk mengikuti expo atau pameran dalam membantu meningkatkan akses pasar. "Pedagang kaki lima merupakan bagian kegiatan ekonomi nonformal yang memiliki kontribusi besar pada perekonomian nasional, baik dari sisi akumulasi nilai transaksi, perputaran uang, dan jumlah lapangan pekerjaan yang terserap dari sektor ini," tandasnya.

Di lain pihak, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM), Syarifuddin Hasan memaparkan, pemerintah mencatatkan realisasi penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) per 24 Februari 2012 mencapai Rp3,559 triliun dari target Rp 30 triliun pada 2012 dengan jumlah 257.987 debitur. **maya

Related posts