Pemprov Jabar Minta Jasa Sarana Pertajam Rencana Bisnis

Pemprov Jabar Minta Jasa Sarana Pertajam Rencana Bisnis

NERACA

Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) sebagai pemegang saham mayoritas BUMD PT Jasa Sarana meminta agar perusahaan pelat merah tersebut bisa lebih mempertajam rencana bisnis dan memperkuat manajemen agar kinerja ke depan semakin optimal.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Jawa Barat Eddy M Nasution mengatakan PT Jasa Sarana harus terus meningkatkan upaya dan kualitas dalam menghadapi tantangan bisnisnya, menyangkut banyak bidang usaha yang ditekuni, mulai dari tol hingga pengembangan kawasan. Eddy menuturkan, kemarin diberikan tugas untuk mewakili Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum untuk memimpin rapat dengan jajaran lengkap direksi PT Jasa Sarana di Gedung Sate Bandung.

Menurut dia, sebagai BUMD yang bergerak dalam bisnis infrastruktur maka Pemprov Jabar meminta PT Jasa Sarana bisa menjadi contoh bagi BUMD lain terutama dalam upaya memberikan dividen yang ujungnya menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) Jabar."Sehingga diharapkan akan terus berkembang core bisnis maupun anak perusahannya," kata dia di Bandung, Selasa (11/12).

Selain itu, lanjut Eddy, Pemprov Jabar juga mengingatkan agar jajaran direksi berhati-hati saat berencana mengembangkan investasi, salah satunya saat menetapkan investasi yang dipilih. Ia mengatakan kesalahan menaksir angka investasi menurutnya bisa berakibat miss manajemen."Hal ini akan berdampak pada kinerja perusahaan secara keseluruhan," ujar dia.

Ia memastikan Pemprov Jabar akan membantu penuh PT Jasa Sarana guna mempercepat pengoperasian incenerator kedua PT Jasa Medivest (Pengelola limbah rumah sakit di Plant Dawuan). Usai sanksi pada anak perusahaan tersebut dicabut Kementerian LHK, maka pihaknya akan secepatnya berkoordinasi agar proses perizinan incinerator II Jamed dapat terfasilitasi segera.

Sementara itu, Direktur Utama BUMD PT Jasa Sarana Dyah SH Wahjusari menambahkan banyak masukan positif dari Pemprov Jabar untuk pihaknya dalam pertemuan kemarin."Untuk kami (Direksi) segera tindaklanjuti dengan aksi korporat, tentunya demi pertumbuhan positif Jasa Sarana kedepan," kata Dyah. Ant

BERITA TERKAIT

Pemprov Jabar Dorong Industri Kelola Limbah Secara Terpadu

Pemprov Jabar Dorong Industri Kelola Limbah Secara Terpadu NERACA Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mendorong industri mengelola…

Pemprov Banten Lanjutkan Program Revitalisasi Banten Lama

Pemprov Banten Lanjutkan Program Revitalisasi Banten Lama NERACA Serang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten pada 2019 kembali melanjutkan program revitalisasi…

Jabar Segera Membuat Perda Sawah Abadi

Jabar Segera Membuat Perda Sawah Abadi NERACA Tasikmalaya - Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) segera membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

WOM Finance Cabang Bogor Tangkap Pelaku Tindak Kejahatan

WOM Finance Cabang Bogor Tangkap Pelaku Tindak Kejahatan NERACA Bogor – Pekan lalu, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM Finance”)…

Menilai Kemampuan Industri di Era Digital, Kemenperin Siap Luncurkan INDI 4.0

Menilai Kemampuan Industri di Era Digital, Kemenperin Siap Luncurkan INDI 4.0 NERACA Jakarta -Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan meluncurkan indikator penilaian…

Tahun 2018, Laju Investasi PMDN di Kota Sukabumi Lebihi Target - Penyerapan Tenaga Kerjanya Mencapai 5.138

Tahun 2018, Laju Investasi PMDN di Kota Sukabumi Lebihi Target Penyerapan Tenaga Kerjanya Mencapai 5.138 NERACA Kota Sukabumi - Laju…