Produk Unggulan Indonesia Dipromosikan di Australia

NERACA

Jakarta – Produk usaha kecil menengah (UKM) unggulan Indonesia dipromosikan di pasar Australia melalui kerja sama Smesco Indonesia dengan House of Indonesia (HOI) Sydney. Direktur Utama Smesco Indonesia Emilia Suhaimi di Jakarta, disalin dari Antara, mengatakan bahwa pihaknya sepakat mengikat kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) dengan HOI Sydney untuk memasarkan produk UKM unggulan Indonesia di Australia. "Kerja sama meliputi bidang jasa penasehat bisnis, pelatihan bisnis, kegiatan temu bisnis, platform e-bussiness, dan program pemasaran strategis," kata Emilia.

HOU Sydney merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang promosi dan pengembangan bisnis produk-produk KUKM Indonesia di pasar Australia. Emilia mengatakan kerja sama ini awalnya telah dijajaki saat kedua belah pihak melakukan pertemuan di sela-sela penyelenggaraan Pameran International Sourcing Expo Australia 2018 akhir bulan lalu. Tujuan dari kerja sama ini untuk memperluas akses pasar dan pengembangan distribusi produk KUKM Indonesia ke Australia.

"Smesco menjajaki kerja sama dengan HOI Sydney dengan perantaraan ITPC Sydney yang sebelumnya telah melakukan kerja sama dengan Kementerian Perdagangan terkait pemberdayaan UKM yang berorientasi ekspor," kata Emilia.

Smesco tertarik menggandeng HOI Sydney, karena sebelumnya HOI Sydney telah bekerja sama dengan Indonesia Trade Promotion Center (ITPC) Sydney membangun House of Indonesia, yang dapat menjembatani pengembangan bisnis dan perdagangan antara KUKM di Indonesia dengan kebutuhan customer di Australia.

"Oleh karena itu, kami setuju dan sepakat memandang perlu membuat dan melaksanakan suatu kerja sama dan sinergi dengan memanfaatkan potensi dan kompetensi masing-masing pihak," ujar Emilia. Direktur Bisnis HOI Sydney Vidi Vinandar mengungkapkan bahwa MoU ini akan menjadi payung hukum dalam rangka merealisasikan rencana program-program yang akan dilakukan bersama antara HOI Sydney dengan Smesco Indonesia. Ia juga berharap kesepakatan kerja sama ini bisa mewujudkan akses pasar UKM mitra binaan Smesco ke Australia. "Jadi pelaku usaha atau produsen yang ada di bawah naungan Smesco itu akan dibuka kesempatan untuk memasarkan produknya di pasar Australia," ungkap Vidi.

Pada kesempatan itu, Emilia melakukan soft re-launching e-commerce Smesco Indonesia yang dihadiri perwakilan UKM mitra binaan. Smesco shopping atau belanja online bagi pasar UKM ini menampilkan 8 produk pilihan. Dengan pasar e-commerce Ini pengunjung semakin dimudahkan untuk memilih beragam produk yang diinginkan tanpa harus melalui tatap muka.

Di sana sudah ada 600 UKM mitra binaan yang sudah terhubung dengan website tersebut.

BERITA TERKAIT

Hibah IPAL Australia di Palembang Sasar 22.000 Sambungan

Hibah IPAL Australia di Palembang Sasar 22.000 Sambungan   NERACA Palembang - Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) hibah dari pemerintah Australia…

Langkah Making Indonesia 4.0 akan Memiliki Acuan

NERACA Jakarta – Direktur Inovasi Kerja Sama dan Kealumnian (IKK) ITS, Arman Hakim Nasution menyebut, progress roadmap Making Indonesia 4.0…

Garuda Indonesia Raup Untung US$ 20,48 Juta

NERACA Jakarta – Di kuartal pertama 2019, PT Garuda Indonesia Tbk berhasil mencatatkan laba bersih sebesar US$ 20,48 juta. Bila dibandingkan…

BERITA LAINNYA DI BERITA KOMODITAS

Niaga Komoditas - Penyerapan Biodiesel Strategi Hadapi Diskriminasi Sawit Eropa

NERACA Jakarta – Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kanya Lakshmi Sidarta menilai penyerapan biodiesel di dalam negeri…

Kemendag Pastikan Izin Impor Bawang Putih 7 Perusahaan

NERACA Jakarta – Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Oke Nurwan memastikan izin impor bawang putih bagi tujuh perusahaan…

CIPS Sebut Distribusi Minol Lewat PLB Rentan Tambah Korban

NERACA Jakarta – Distribusi minuman beralkohol (minol) lewat Pusat Logistik Berikat (PLB) rentan menambah korban luka dan korban jiwa akibat…