PermataBank Berikan Advokasi Libatkan Komunitas - Peduli Pendidikan Lewat UFE

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, PermataBank melalui program corporate social responsibility (CSR) menggelar Unite for Education (UFE) sebagai upaya mencari solusi terbaik untuk kemajuan pendidikan di Indonesia melalui forum advokasi pendidikan yang melibatkan berbagai komunitas.”Mengusung tema 'Championing Change', kami berharap masyarakat yang hadir di UFE 2018 dapat saling berbagi dan belajar, menginspirasi dan terinspirasi dari para pembicara yang hadir," kata Direktur PermataBank, Dhien Tjahajani di Jakarta, pekan kemarin.

Disampaikannya, pendidikan seperti diketahui merupakan fondasi penting bagi perkembangan suatu negara. Namun kondisinya memang masih jauh dari yang diharapkan. Bahkan sebuah data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyebutkan, per tahun 2017/2018 masih tercatat sekitar 187.828 siswa putus sekolah dari rentang Sekolah Dasar (SD) sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Kejuruan (SMK). Berangkat dari semangat membangun dunia pendidikan lebih maju lagi, PermataBank melakukan perubahan melalui inisiatif, inovasi dan menjadi penggerak perubahan dalam memberikan solusi inovatif untuk pendidikan, pemberdayaan masyarakat dan kewirausahaan sosial.

Pada acara UFE, terbagi menjadi empat jenis kegiatan, yaitu konferensi, diskusi panel, kelas mini dan sustainability expo. Dengan berdonasi sebesar Rp50.000 pengunjung dapat mengikuti seluruh kegiatan konferensi dan diskusi panel. Nantinya, seluruh hasil donasi yang terkumpul akan digunakan untuk pengembangan program pendidikan bersama Sanggar Anak Akar sebagai partner CSR PermataHati.

Sebagai informasi, UFE 2018 yang merupakan bagian dari PermataHati program tahunan CSR PermataBank dan pada tahun ke 8 ini hadir dengan format baru dengan mengusung tema, "UFE Sustainability Forum: Championing Change". UFE memiliki tujuan menjadi tempat bagi komunitas untuk mengembangkan ekosistem pendidikan berkelanjutan yang saling menginspirasi serta mendorong adanya kolaborasi antara para pemangku kepentingan yang peduli dan memiliki semangat yang sama untuk kemajuan pendidikan di Indonesia.

Hadir pada UFE adalah pembicara-pembicara yang memiliki perhatian penuh terhadap pendidikan. Sebut saja seperti Reky Martha (Hoshizora Foundation), Tyovan Adi Widagdo (Bahaso), Andri Rizki Putra (Yayasan Pemimpin Anak Bangsa) dan Yoris Sebastian (OMG Creative Consulting) yang berbagi tentang pentingnya menjadi seorang agen perubahan.

BERITA TERKAIT

Tahun Politik Berikan Dampak Positif IHSG

NERACA Solo – Momentum politik seiring dengan pemilihan calon presiden dan anggota legislatif, diyakini tidak terlalu banyak berdampak terhadap industri…

Peduli Korban Tsunami Selat Sunda - Chandra Asri Bantu Dana Kemanusiaan Rp 2 Miliar

Peduli korban tsunami Selat Sunda, perusahaan petrokimia PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terkena…

Denpasar Raih Penghargaan Tertinggi IKCI 2018 Kategori Kota Besar - Rai Mantra Tekankan Berbagai Inovasi Wajib Berikan Kemanfaatan Bagi Masyarakat

Denpasar Raih Penghargaan Tertinggi IKCI 2018 Kategori Kota Besar Rai Mantra Tekankan Berbagai Inovasi Wajib Berikan Kemanfaatan Bagi Masyarakat NERACA…

BERITA LAINNYA DI CSR

Tingkatkan Kesejahteraan Pemuda Greol - Allianz Bantu Program Budidaya Lele Organik

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), Allianz Indonesia, melalui Yayasan Allianz Peduli, dan EDU Foundation…

Peduli Korban Tsunami Selat Sunda - Chandra Asri Bantu Dana Kemanusiaan Rp 2 Miliar

Peduli korban tsunami Selat Sunda, perusahaan petrokimia PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terkena…

Ciptakan Kemandirian Ekonomi - Citi Gelar Literasi Keuangan Bagi Anak Muda

Memacu pertumbuhan literasi keuangan di kalangan anak muda untuk kemandirian finansial, Citi Indonesia bersama Indonesia Bussiness Link (IBL) menggelar program…