APP Berhasil Tekan Dampak Kebakaran Hutan - Konsisten Konservasi Hutan

Menyadari keberlanjutan bisnis usahanya tidak lepas dari menjaga kelestarian alam, Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas selalu konsisten melakukan reboisasi serta konservasi hutan dan menjaga kelestarianya. Dimana hal ini juga bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Bahkan perseroan mengklaim keberhasilan program di bidang konservasi hutan dengan dapat menurunkan luas area yang terkena dampak kebakaran hutan di area konsesi mereka.”APP Sinar Mas di antaranya berhasil menurunkan luas area yang terkena dampak kebakaran hutan hingga 0,01% dari total area konsesi," kata Manajer Sustainibility & Stakeholder Engagement APP Sinar Mas, Sera Noviany dalam rilis di Jakarta, kemarin.

Selain itu, lanjutnya, APP Sinar Mas juga mengklaim telah menurunkan tingkat perubahan tutupan hutan (deforestasi) yang disebabkan oleh pihak ketiga di area kawasan lindung pemasok APP Sinar Mas menjadi 0,1%, serta menyelesaikan 46% konflik sosial hingga tahun 2017. Alhasil, APP Sinar Mas meraih penghargaan kategori perunggu pada ajang Asia Sustainability Reporting (ASR) Rating 2018 di Lampung, beberapa waktu lalu.

Melalui penghargaan tersebut, National Center for Sustainability Reporting (NCSR) selaku penyelenggara mengapresiasi komitmen APP Sinar Mas sebagai salah satu perusahaan yang terdepan dan konsisten dalam menerapkan standar Global Reporting Initiative (GRI) untuk pelaporan keberlanjutannya tersebut. Ini merupakan keenam kali APP Sinar Mas menerima penghargaan dari ASR Rating yang sebelumnya lebih dikenal dengan Sustainability Reporting Awards.

Dalam ASR Rating 2018 APP Sinar Mas berkompetisi dengan 55 perusahaan dan organisasi lainnya di Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Bangladesh untuk mendapat penilaian terbaik dalam pengaplikasian standar GRI dalam laporan keberlanjutannya.”Terpilihnya APP Sinar Mas untuk kali keenam ini menjadi bukti keseriusan kami dalam menerapkan standar pelaporan yang terdepan dan transparan atas praktik bisnis berkelanjutan yang kami lakukan selama ini," kata Sera.

Dalam laporan keberlanjutan tahun 2017, APP Sinar Mas melaporkan perkembangan dari beberapa program keberlanjutannya, antara lain berhasil menurunkan intensitas energi sebesar 6%, intensitas karbon sebesar 14%, dan penggunaan air sebesar 14% di seluruh pabrik pulp dan kertas milik perusahaan tersebut. Pada tahun yang sama, APP Sinar Mas juga telah berhasil mengurangi pembuangan limbah ke landfill sebesar 63% serta memenuhi persyaratan pemerintah untuk air limbah dan emisi udara.

Sementara Direktur Sustainability Asia Pulp & Paper (APP) Sinar Mas, Elim Sritaba menambahkan, perseroan dalam menjalankan bisnisnya sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengembangkan berbagai inovasi sebagai perwujudan komitmen terhadap tercapainya Sustainable Development Goals (SDG). Salah satunya dengan menjalankan program pemberdayaan masyarakat yang disebut program Desa Makmur Peduli Api (DMPA). Program berbasis komunitas ini bertujuan mencegah kebakaran hutan dan deforestasi, sekaligus mengembangkan alternatif pendapatan berkelanjutan bagi masyarakat, seperti di bidang pertanian pangan, hortikultura, peternakan, kehutanan dan perikanan.”APP Sinar Mas mengalokasikan dana sebanyak US$10 juta dalam program DMPA untuk dikelola sebagai dana bergulir oleh masyarakat di 500 desa. Program DMPA pertama kali diluncurkan pada COP UNFCCC ke-21 di Paris, Prancis tahun 2015,” kata Elim Sritaba.

Hasil pemantauan di 78 desa yang telah tergabung dalam program DMPA sejak 2016 membuktikan program ini memberikan dampak nyata. Sekitar 85% dari desa-desa tersebut mampu menekan angka kebakaran di tahun 2018 dibandingkan tahun 2016. Program DMPA juga berkontribusi dalam menjaga area hutan di sekitar kawasan desa.Saat ini, program DMPA telah berjalan di 267 desa.

“Kerja sama antara pemerintah, masyarakat, organisasi swadaya masyarakat, dan pelaku usaha lainnya sangat penting. Hanya dengan bekerja sama kita bisa mendapatkan solusi menyeluruh dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini,” tambahElim.

BERITA TERKAIT

Pemkot Palembang Tekan Angka Kemiskinan Menjadi Satu Digit

Pemkot Palembang Tekan Angka Kemiskinan Menjadi Satu Digit NERACA Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan, terus berupaya menekan…

Perda Tenaga Kerja Lokal di Sumsel untuk Tekan TKA

Perda Tenaga Kerja Lokal di Sumsel untuk Tekan TKA NERACA Palembang - Peraturan Daerah (Perda) tentang Pemberdayaan dan Penempatan Tenaga…

Tekan Angka Kerugian - OASA Selektif Pilih Proyek Margin Bagus

NERACA Jakarta – Mencatatkan pendapatan di 2018 sebesar Rp 22,82 miliar atau turun 28,59% dibanding tahun lalu Rp 31,96 miliar,…

BERITA LAINNYA DI CSR

Dukung Program Penghapusan Stunting - Indocement Beri Makanan Tambahan Anak Sekolah

Sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan dan juga dukungan kepada pemerintah dalam menghapus stunting atau gizi buruk, manajemen industri…

Peduli Sisi Kemanusiaan - RFB Gelar Donor Darah Diikuti Oleh 200 Peserta

Di balik geliat bisnis PT Rifan Financindo Berjangka (RFB) di industri bursa berjangka, perseroan selalu menjaga keseimbangan dalam melaksanakan peran…

Komitmen Indosat Sebarkan Pesan Positif - Menyelamatkan Generasi Muda Lewat Bijak Bersosmed

Di era digital saat ini, berbagai macam informasi mudah didapatkan yang tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu. Dibalik pluas…