Pemkot Depok Terbitkan Perwal Perkuat Koperasi

Pemkot Depok Terbitkan Perwal Perkuat Koperasi

NERACA

Depok - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok Jawa Barat mengeluarkan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 42 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Koperasi di Bidang Perdagangan untuk memperkuat peran koperasi di masyarakat.

"Jadikan keluarnya Perwal ini momentum untuk bangkitnya koperasi," kata Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok, M. Fitriawan di ruang kerjanya, dikutip dari Antara, kemarin.

Fitriawan mengatakan yang mendasari keluarnya Perwal tersebut adalah karena koperasi dikenal sebagai soko guru ekonomi rakyat yang bertujuan untuk mensejahterakan anggotanya dan juga masyarakat."Hakikatnya koperasi dari anggota, oleh anggota dan untuk anggota," jelas Fitriawan.

Selain itu, saat ini banyak toko-toko tradisional yang tutup akibat kalah bersaing dengan toko-toko modern dan apalagi saat ini menjamurnya toko-toko online yang menawarkan dengan harga lebih murah."Untuk itu, perlu keterlibatan pemerintah daerah untuk memberikan ruang gerakkepada koperasi mengembangkan usahanya agar bisa maju demi mensejahterakan anggota dan masyarakat," kata dia.

Ia mencontohkan baru-baru ini bersama Koperasi KORPRI Depok Bersahabat Kota Depok meluncurkan d Co Mart (Depok Cooperative Mart) yang merupakan salah satu koperasi yang masuk dalam jaringan usaha koperasi d'Co Mart."Semoga dengan adanya d'Co Mart ini, koperasi semakin berkembangan dan memiliki nilai jual yang baik di mata masyarakat, sehingga keberadaan koperasi semakin kokoh," jelas dia.

Dikatakannya, saat ini terdapat lima koperasi yang tergabung dalam jaringan usaha koperasi d'Co Mart. Yaitu Koperasi Teratai Mandiri, KSU Bina Usaha Sejahtera, KUD Soliamita, Koperasi Pegawai Departemen Agama, Koperasi KORPRI Depok Bersahabat."Dengan adanya d'Co Mart ini, kita juga harapkan dapat ikut mempromosikan produk-produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Depok," ujar dia.

Wali Kota Depok Mohammad Idris meminta koperasi dikelola secara profesional untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap koperasi."Koperasinya harus benar-benar profesional. Profit oriented dan manajemen keuangan dalam transaksi perdagangan harus diperhatikan. Dengan begitu, dapat menimbulkan kepercayaan dari anggotanya," kata dia.

Menurut dia, koperasi sangat dekat dengan karakter bangsa Indonesia yaitu gotong-royong. Untuk itu, koperasi sebagai salah satu lembaga dalam menyelesaikan masalah perekonomian rakyat, juga harus memiliki integritas, sehingga koperasi di Kota Depok dapat semakin berkembang. Ant

BERITA TERKAIT

Gerakan Koperasi Pertanyakan Dekopin Dalam RUU Perkoperasian

Gerakan Koperasi Pertanyakan Dekopin Dalam RUU Perkoperasian NERACA Jakarta - Sejak Mahkamah Konstitusi (MK) menganulir UU Nomor 17 Tahun 2012,…

DPRD Siap Bahas Tiga Raperda - Pemkot Sukabumi Berencana Dirikan Televisi Lokal

DPRD Siap Bahas Tiga Raperda Pemkot Sukabumi Berencana Dirikan Televisi Lokal NERACA Sukabumi - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota…

Pemkot Palembang Pertahankan Tingkat Konsumsi Ikan Masyarakat

Pemkot Palembang Pertahankan Tingkat Konsumsi Ikan Masyarakat NERACA Palembang - Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, Sumatera Selatan berupaya mempertahankan tingkat konsumsi…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

WOM Finance Cabang Bogor Tangkap Pelaku Tindak Kejahatan

WOM Finance Cabang Bogor Tangkap Pelaku Tindak Kejahatan NERACA Bogor – Pekan lalu, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM Finance”)…

Menilai Kemampuan Industri di Era Digital, Kemenperin Siap Luncurkan INDI 4.0

Menilai Kemampuan Industri di Era Digital, Kemenperin Siap Luncurkan INDI 4.0 NERACA Jakarta -Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan meluncurkan indikator penilaian…

Tahun 2018, Laju Investasi PMDN di Kota Sukabumi Lebihi Target - Penyerapan Tenaga Kerjanya Mencapai 5.138

Tahun 2018, Laju Investasi PMDN di Kota Sukabumi Lebihi Target Penyerapan Tenaga Kerjanya Mencapai 5.138 NERACA Kota Sukabumi - Laju…