Japfa Perkuat Kemitraan Dengan Peternak - Jaga Pertumbuhan Kinerja Positif

NERACA

Jakarta – Pacu pertumbuhan kinerja perseroan, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) gencar meningkatkan program kemitraan dengan peternak. “Perseroan memiliki tiga lini bisnis yakni unggas, budidaya air tawar dan sapi potong. Perseroan melakukan kemitraan yang saling menguntungkan melalui program pemberdayaan ternak,”kata Direktur Corporate Affairs Rachmat Indrajaya di Jakarta, kemarin.

Emiten perunggasan ini menyebutkan, program kemitraan yang dibangun melibatkan semua lini. Baik itu dengan peternak dan petambah lokal, kelompok masyarakat, perguruan tinggi serta pemerintah daerah. Dimana total kemitraan pemberdayaan ternak yang dimiliki lebih dari 9.000 mitra.

Dia menambahkan, Japfa juga selalu mengacu pada tiga prinsip dasar yaitu menyediakan produk berkualitas dan terjangkau, membangun kemitraan serta menerapkan prinsip berkelanjutan.”Japfa selalu menjaga kualitas produk sekaligus memastikan bisnis kami dilakukan dengan memperhatikan lingkungan. Hasilnya, Japfa bisa mengekspor beberapa produk unggulan dari mulai daging wagyu, ikan tilapia hingga seafood olahan untuk menjajaki pasar Asia, Amerika dan Eropa," ungkapnya.

Rachmat menambahkan, saat ini keterbatasan akses serta rendahnya daya beli masyarakat Indonesia selalu menjadi kendala akan pemenuhan protein hewani, sehingga konsumsi protein di Indonesia masih tergolong rendah. Rendahnya konsumsi protein ini menyebabkan tingginya angka stunting (pertumbuhan yang terhambat) pada anak-anak di bawah 5 tahun.

Untuk mendorong konsumsi protein, Japfa menggandeng sekolah dan guru untuk edukasi konsumsi makanan bergizi seimbang yang telah berlangsung selama 10 tahun. Ke depannya, Japfa for kids juga akan bekerja sama dengan Posyandu dan orang tua yang memiliki anak di bawah usia 5 tahun. Di kuartal tiga 2018, perseroan mencatatkan kinerja keuangan yang positif. Dimana profit perusahaan hampir meningkat dua kali lipat. Laba periode berjalan tercatat naik 91,98% menjadi Rp 1,76 triliun dari Rp 917,78 miliar pada sembilan bulan pertama tahun lalu.

Selain mencatat laba yang positif, pendapatan JPFA hingga September 2018 naik 16,79% jadi Rp 25,34 triliun dari periode sama tahun lalu di Rp 21,69 triliun. Pendapatan tersebut ditopang berkat penjualan produk peternakan dan produk konsumen yang naik 15,7% yoy menjadi Rp 10,31 triliun dari Rp 8,91 triliun. Kemudian penjualan pakan ternak naik 11,73% yoy jadi Rp 9,11 triliun dari Rp 8,15 triliun.

BERITA TERKAIT

Pemilu Berjalan Damai - Pelaku Pasar Modal Merespon Positif

NERACA Jakarta – Pasca pemilihan umum (Pemilu) 2019, data perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pekan kemarin menunjukkan respon positif,…

Prospek Bisnis Ban Positif - Multistrada Masih Bukukan Rugi US$ 8,18 Juta

NERACA Jakarta –Aksi korporasi Compagnie Generale Des Etablissements Michelin (Michelin) mengakuisisi 80% saham PT Multistrada Arah Sarana Tbk (MASA) di…

Performance Kinerja Melorot - Mandom Royal Bagi Dividen Rp 84,45 Miliar

NERACA Jakarta – Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) memutuskan untuk membagikan dividen sebesar Rp…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Laba Bersih Siantar Top Naik 17,95%

NERACA Jakarta – Di tahun 2018 kemarin, PT Siantar Top Tbk (STTP) berhasil membukukan kenaikan laba bersih sebesar 17,95% secara…

LMPI Targetkan Penjualan Rp 523,89 Miliar

NERACA Jakarta – Meskipun sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Langgeng Makmur Industri Tbk (LMPI) masih mencatatkan rugi sebesar Rp 46,39…

Bumi Teknokultura Raup Untung Rp 76 Miliar

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) membukukan laba bersih Rp76 miliar pada 2018, setelah membukukan rugi bersih sebesar Rp31,48 miliar…