PII Agresif Sertakan Saham di Anak Usaha IPC - Geliat Bisnis Investasi

NERACA

Jakarta – PT Pelabuhan Indonesia Investama (PII) yang merupakan anak usaha PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC, sampai dengan akhir bulan November telah berhasil melakukan penyertaan saham di beberapa anak perusahaan IPC, yaitu di PT Jasa Armada Indonesia Tbk (JAI) dan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IKT).

Sedangkan untuk anak usaha IPC lainnya yang memasuki tahap akhir penyertaan saham, yakni di PT Pelabuhan Tanjung Priok, PT IPC Terminal Peti Kemas, PT Jasa Peralatan Pelabuhanan Indonesia, PT Pengembang Pelabuhan Indonesia dan PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia.”Adapun untuk penyertaan saham di perusahaan mitra kerja kepelabunan, PII memasuki tahap akhir untuk kerjasama dalam menyertaan saham sampai dengan 30% perusahaan mitra kerja kepelabuhanan di luar Anak Perusahaan IPC,” kata Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia Investama, Randy Pangalila di Jakarta, kemarin.

Randy mengatakan, PII berharap dengan usaha dan inovasi selama satu tahun ini dapat meningkatkan effektivitas pengelolaan investasi IPC Group melalui konsolidasi kepemilikan anak perusahaan, memperkuat pendanaan untuk anak perusahaan IPC dan mengoptimalkan potensi sinergi dalam kepelabuhanan yang terintegrasi guna mencapai produktivitas aset perusahaan yang maksimal.

Sekedar informasi, PII sendiri baru saja merayakan ulang tahun pertamanya yang jatuh pada tanggal 17 November 2018. Di hari jadinya ini perusahaan mengadakan acara stakeholder gathering yang bertujuan untuk terus membina hubungan baik dan bernilai tambah antar stakeholder kepelabuhanan dan industri keuangan dalam membangun iklim investasi khususnya di bidang kepelabuhanan dan industri yang terkait dengan kepelabuhanan di Indonesia.”Sebagai perusahaan yang mempunyai visi menjadi perusahaan investasi global di sektor kepelabuhanan dan pendukungnya, PII terus melakukan inovasi dan pengembangan yang berkelanjutan dalam melakukan kerjasama dengan para mitra kepelabuhanan melalui penyertaan saham di anak perusahaan IPC maupun perusahaan mitra kerja pelabuhanan lainnya di Indonesia.”ujarnya.

BERITA TERKAIT

Gandeng Jamdatun, PII Terapkan Prinsip Tata Kelola Yang Baik

      NERACA   Jakarta - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (persero) dan Kejaksaan Agung RI menandatangani kesepakatan bersama terkait…

Kemudahan Berinvestasi Diharap Tingkatkan Investasi

      NERACA   Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengharapkan kemudahan perizinan yang diberikan melalui sistem…

Ex-Officio Disebut Bakal Gerus Investasi di Batam

  NERACA   Jakarta - Peneliti Insitute for Development of Economics and Finance (INDEF), Ahmad Heri Firdaus menegaskan wacana pemerintah…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Harga Saham Melorot Tajam - Saham Cottonindo Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Perdagangan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami…

Kuras Kocek Rp 460,38 Miliar - TBIG Realisasikan Buyback 96,21 Juta Saham

NERACA Jakarta - Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) telah membeli kembali atau buyback saham dari…

KINO Akuisisi Kino Food Rp 74,88 Miliar

PT Kino Indonesia Tbk (KINO) akan menjadi pemegang saham pengendali PT Kino Food Indonesia. Rencana itu tertuang dalam perjanjian Jual…