Paviliun Indonesia di COP 24, Refleksi Implementasi Paris Agreement

Paviliun Indonesia di COP 24, Refleksi Implementasi Paris Agreement

NERACA

Katowice, Polandia -Indonesia membuktikan diri menjadi salah satu negara paling terdepan dalam kesepakatan perubahan iklim. Bukti komitmen dan konsistensi pemerintah dalam kesepakatan global, ditampilkan di Paviliun Indonesia pada Konferensi Perubahan Iklim (COP) 24, Katowice, Polandia.

Ketua Paviliun Indonesia, Agus Justianto mengungkapkan, Paviliun Indonesia di COP 24 merupakan refleksi implementasi Paris Agreement. Selama hampir dua pekan pelaksanaan COP 24, di sini akan ada 52 sesi, dihadiri 225 pembicara, dengan perkiraan total 2.865 peserta diskusi dari berbagai negara peserta konferensi.''Sepanjang minggu pertama saja, Paviliun Indonesia telah menghadirkan 83 pembicara dalam 21 sesi, dihadiri 1.265 peserta,'' ungkap Agus pada media, Senin (10/12).

Paviliun Indonesia menjadi salah satu favorit peserta konferensi. Melalui berbagai sesi yang dihadirkan, Paviliun Indonesia menjadi 'rumah informasi' bagi delegasi negara-negara di dunia, tentang berbagai upaya mitigasi, adaptasi, kebijakan, aturan, dan implementasi perubahan iklim.

Hanya di hari libur saja suasana di lokasi ini sepi. Kalaupun terlihat ramai, karena pada COP24 kali ini area negosiasi dan paviliun menjadi satu dan tidak dipisah sehingga para negosiator lalu lalang di area paviliun atau negosiator memakai paviliun negaranya untuk beraktifitas. Sementara di hari kerja, tidak kurang dari 400-500 pengunjung bisa memenuhi Paviliun Indonesia setiap harinya. Dalam satu hari bahkan bisa mencapai 8 sesi.

Narasumbernya mulai dari perwakilan pemerintah Indonesia, perwakilan dari Negara para pihak, Pemda (Gubernur, Bupati/Walikota), Akademisi, para Dubes, Dunia Usaha, hingga aktivis.''Bisa dikatakan Paviliun Indonesia nyaris tak pernah sepi di hari kerja, sesuai jadwal yang ditetapkan, karena antusiasme pengunjung dan peserta diskusi,'' kata Agus.

Bagian Soft Diplomacy

Paviliun Indonesia menjadi bagian dari "soft diplomacy" Indonesia pada COP24, dan sudah berlangsung selama 4 tahun berturut-turut. Paviliun Indonesia aktif saat pelaksanaan konferensi, dan pada akhir pekan akan dimanfaatkan para delegasi untuk melakukan evaluasi kerja.

Guna memaksimal agenda, Agus memastikan bahwa pihaknya juga sudah melakukan koordinasi sejak jauh hari dengan Kementerian/Lembaga yang hadir perihal jadwal Paviliun Indonesia.''Koordinasi sudah dilakukan paling tidak empat kali pertemuan dengan para pihak, termasuk Kementerian terkait, jauh sebelum COP24 dimulai,'' ungkap Agus.

''Selain itu semua informasi terkait Paviliun Indonesia juga bisa diakses melalui website indonesiaunfccc.com. Disitu bisa terlihat jelas, bagaimana kesibukan dan ramainya Paviliun Indonesia menjadi rujukan masyarakat internasional,'' tambah Agus.

Paviliun Indonesia yang tampil dengan nuansa khas daerah serta kekayaan Indonesia lainnya, telah disiapkan sedemikian rupa sejak 10 bulan lalu dengan kerjasama berbagai pihak. Dari lokasi ini, peserta COP24 bisa melihat kerja nyata Indonesia dalam agenda perubahan iklim global. Mohar

BERITA TERKAIT

PII Ingin Berikan Kenyamanan Berinvestasi - Indonesia PPP Day 2019

  NERACA Singapura - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyelenggarakan Indonesia Public Private Partnership (PPP) Day 2019 di Singapura pada Selasa, (15/01)…

Sebanyak 13 Negara Belajar Minapadi di Indonesia

  NERACA Yogyakarta - Sebanyak 13  (tiga belas) perwakilan negara-negara Asia-Pasifik belajar minapadi di Indonesia. Ketiga belas negara tersebut yakni…

Pengusaha Suriah Jajaki Bangun Pabrik di Indonesia

NERACA Jakarta – Para pengusaha asal Suriah yang tergabung dalam Arrasyid for Industry and Trade Group menggandeng Kedutaan Besar Republik…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Gakkum KLHK Amankan 384 Kontainer Kayu Ilegal Asal Papua

Gakkum KLHK Amankan 384 Kontainer Kayu Ilegal Asal Papua NERACA Jakarta - Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan…

BGR Logistics-Kejati Bali Kerja Sama Bidang Hukum

BGR Logistics-Kejati Bali Kerja Sama Bidang Hukum NERACA Jakarta - PT Bhanda Ghara Reksa (Persero) atau BGR Logistics, BUMN penyedia…

Akademisi Lokal Juga Memiliki Kompetensi yang Baik - Polemik Saksi Ahli WN Asing

Akademisi Lokal Juga Memiliki Kompetensi yang Baik Polemik Saksi Ahli WN Asing NERACA Medan – Penunjukan saksi ahli dari kalangan…