Investasi, Divestasi, Privatisasi

Oleh: Fauzi Aziz

Pemerhati Ekonomi dan Industri

Mekanisme bisnis di bidang apa saja akan berjalan melalui proses yang umumnya akan dimulai dari adanya kegiatan investasi atau penanaman modal. Pembentukan modal tetap atau aset dalam setiap keputusan untuk berinvestasi adalah salah satu wujudnya. Setiap investor selalu menaruh harapan besar agar investasi yang dilakukan menguntungkan dan cepat balik modal.

Investasi secara umum dapat dilakukan melalui investasi portofolio maupun investasi langsung. Penulis suka menyebut investasi portofolio dengan istilah investasi tidak langsung karena pelaksanaannya difasilitasi oleh pasar modal sehingga pada persentase tertentu, seseorang atau institusi dari tidak mempunyai perusahaan menjadi memiliki perusahaan karena ikut membeli sahamnya di bursa /pasar modal.

Indonesia sebagai negara besar punya rencana besar untuk membesarkan kue investasi langsung sebagai mesin penggerak ekonomi. Salah satu Investasi yang diharapkan adalah di bidang industri pengolahan migas dan non migas. Kalau dilihat polanya, investasi tersebut bisa dilakukan oleh pemerintah, swasta atau kerjasama antara pemerintah dan swasta. Dananya bisa berasal dari APBN maupun dana publik atau dana masyarakat. Status asal usul dananya bisa dari cadangan, pinjaman dan dari modal sendiri.

Karena ada persoalan likuiditas yang terbatas atau karena ada masalah saving and investment gap maka dalam kaitan investasi langsung pemerintah mengundang FDI masuk dengan diberikan berbagai kemudahan dan fasilitas. Pemerintah maupun swasta sebenarnya memiliki kesempatan yang sama untuk menanamkan modalnya pada kegiatan investasi langsung.

Mengapa demikian? Karena pada realitasnya baik pemerintah maupun swasta memiliki peluang yang sama untuk menarik dana publik atau dana masyarakat di pasar obligasi atau di pasar modal. Mekanisme ini sudah berjalan dua dasawarsa lebih sejak krisis likuiditas Asia menerpa Indonesia pada tahun 1998. Dalam hubungan ini, apa yang sudah terjadi selama ini, pasar keuangan dan pasar modal memberikan ruang dan kesempatan yang sama kepada pemerintah maupun swasta menarik dana publik untuk investasi langsung.

Penulis membuka cakrawala pandang ini karena pemerintah mempunyai cita-cita untuk menjadi negara industri maju tapi tak punya modal. Hanya saja strategi yang dipilih cenderung menggunakan pendekatan single strategy yaitu mengandalkan FDI semata. Dengan adanya peluang yang sama, pemerintah harusnya bisa menggunakan double atau triple strategy dalam melaksanakan kebijakan investasi langsung dalam pengembangan industri migas maupun industri non migas.

Artinya, investasi pemerintah perlu hadir melalui BUMN atau membentuk BUMN baru yang mendapat tugas khusus untuk melakukan investasi langsung di sektor prioritas nasional pada sektor industri strategis yang investasinya tidak menarik bagi swasta. Investasi ini membutuhkan biaya besar, yieldnya rendah, bersifat jangka panjang, dan/atau berisiko tinggi, namun economic outcome-nya tinggi.

BERITA TERKAIT

Investasi Pasca Pilpres Bisa Segera Tumbuh, Asal…

Investasi Pasca Pilpres Bisa Segera Tumbuh, Asal… NERACA Jakarta - Sejumlah pengamat meyakini pilpres 2019 sangat membawa pengaruh pada kondisi…

Mandiri Investasi Bakal Terbitkan KIK- EBA

NERACA Jakarta – Sukses mengantarkan PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) menerbitkan produk inovatif di sektor pasar modal Indonesia, yaitu…

Dunia Investasi Makin Kompetitif - GIC Pilih Merry Riana Sebagai Brand Ambassador

Dorong masyarakat aga melek investasi dan juga memacu pertumbuhan literasi keuangan, Global Investa Capital Pte (GIC) menunjuk Merry Riana yang…

BERITA LAINNYA DI BISNIS INDONESIA

Bangun Karakter di Keuangan Syariah

Oleh : Agus Yuliawan Pemerhati Ekonomi SyariahMeski sudah berjalan selama dua dekade lebih keberadaan dari praktik lembaga keuangan syariah (LKS),…

Digital Ekonomi di Bawah Jokowi

  Oleh: Nailul Huda Peneliti INDEF Usai sudah kita menggelar pesta demokrasi terbesar di dunia pada 17 April lalu. Pemilu…

Terdistorsinya Ruang Pasar yang Luas

Oleh: Fauzi Aziz Pemerhati Ekonomi dan Industri   Ruang pasar (market space) adalah ruang "tanpa batas" secara ketika the world…