SK Gubernur Penetapan UMK Tahun 2019 Turun - Disnakertrans Kota Sukabumi Langsung Lakukan Desiminasi ke Perusahaan

SK Gubernur Penetapan UMK Tahun 2019 Turun

Disnakertrans Kota Sukabumi Langsung Lakukan Desiminasi ke Perusahaan

NERACA

Sukabumi - Setelah resminya keluar surat keputusan tentang kenaikan Upah Minimum Kota (UMK) tahun 2019 oleh Gubernur Provinsi Jawa barat. Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Sukabumi langsung melakukan desiminasi terhadap perusahaan.

Plt Disnakertrans kota Sukabumi Iyan Damayanti mengatakan, surat keputusan dari Gubenur Jawa Barat mengenai penetapan UMK tahun 2019 sudah turun per tanggal 21 November 2018. Dan surat keputusan itu tergolong sangat cepat dari jadwal yang sudah ditentukan."SK Gubenur nya cepat, makanya kita juga cepat melakukan sosialisasi terhadap perusahaan," terang Iyan usai melakukan desiminasi UMK tahun 2019 terhadap perusahaan, di ruang rapat Disnakertrans Kota Sukabumi, Rabu (5/12).

Dari surat keputusan tersebut lanjut Iyan, UMK di Kota Sukabumi di tahun 2019 menjadi Rp2.331.752,50 dari UMK tahun 2018 sekitar Rp2,158 juta."Aturan atau surat keputusan mengenai UMK yang baru ini, mulai berlaku per 1 Januari tahun 2019 mendatang," terang Iyan.

Sebab lanjut Iyan, kenaikan ini sudah sesuai dengan surat edaran dari kementerian tenaga kerja. Yakni, rumusan penghitungan didasarkan pada UMP tahun berjalan dikalikan dengan angka inflasi dan pertumbuhan ekonomi nasional."Kenaikanya kan 8,03 persen," ujarnya.

Sejauh ini semenjak pengusulan sampai turunya keputusan UMK tersebut, belum ditemukan atau ada perusahaan yang merasa keberatan dengan UMK baru. Jika memang ada perusahaan yang merasa keberatan dengan surat UMK terbaru. Pihaknya, mempersilahkan perusahaan itu mengajukan banding. Apalagi, terdapat prosedur dan aturan banding."Silahkan bagi perusahaan yang keberatan terkait UMK 2019 untuk banding. Silahkan perusahaan yang merasa keberatan dengan UMK tahun 2019, silahkan ajukan banding. Tapi ajuan banding itu langsung kepada Gubernur Jawa Barat. Sebab, penetapan UMK tersebut dilakukan oleh gubernur. Bukan ke Pemkot Sukabumi," jelas Iyan.

Iyan mengatakan, meskipun sampai saat ini tidak ada perusahaan yang keberatan terkait UMK 2019. Namun tidak menutup kemungkinan, adanya perusahaan yang keberatan."Sampai saat ini tidak ada yang mengajukan keberatan. Apalagi kenaikan sudah sesuai aturan," ucap Iyan.

Sejauh ini, yang sering keberatan yakni perusahaan di sektor industri. Sementara untuk perusahaan lainnya tergolong aman."Kalau perusahaan sektor industri kan karyawannya cukup banyak. Makanya naik sedikit pun secara otomatis akan berpengaruh besar. Makanya sering terjadi keberatan. Tapi Kalau perusahaan lain, kebanyakan gajinya di atas UMK. Semisal retail dan rumah sakit," pungkasnya. Arya

BERITA TERKAIT

LPS Perkirakan BI Tahan Suku Bunga Di Awal 2019

NERACA Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memproyeksikan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate pada awal 2019 ini…

PII Ingin Berikan Kenyamanan Berinvestasi - Indonesia PPP Day 2019

  NERACA Singapura - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyelenggarakan Indonesia Public Private Partnership (PPP) Day 2019 di Singapura pada Selasa, (15/01)…

Empat Prioritas Kemenperin di 2019 - Pembangunan Kualitas SDM Industri Menjadi Fokus Pemerintah

NERACA Jakarta – Kementerian Perindustrian siap mengejar empat program kerja prioritas di tahun 2019. Keempat program tersebut merupakan langkah strategis…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

WOM Finance Cabang Bogor Tangkap Pelaku Tindak Kejahatan

WOM Finance Cabang Bogor Tangkap Pelaku Tindak Kejahatan NERACA Bogor – Pekan lalu, PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (“WOM Finance”)…

Menilai Kemampuan Industri di Era Digital, Kemenperin Siap Luncurkan INDI 4.0

Menilai Kemampuan Industri di Era Digital, Kemenperin Siap Luncurkan INDI 4.0 NERACA Jakarta -Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan meluncurkan indikator penilaian…

Tahun 2018, Laju Investasi PMDN di Kota Sukabumi Lebihi Target - Penyerapan Tenaga Kerjanya Mencapai 5.138

Tahun 2018, Laju Investasi PMDN di Kota Sukabumi Lebihi Target Penyerapan Tenaga Kerjanya Mencapai 5.138 NERACA Kota Sukabumi - Laju…