Ruang Yang Sayang “Dibuang”

Neraca. Masalah yang paling besar dari sebuah rumah mungil adalah keterbatasan lahan atau ruang yang bisa mendukung aktivitas penghuninya. Karena itu lahan dan ruang yang ada haruslah dimanfaatkan dengan maksimal sesuai kebutuhan Anda. Seluruh ruang-ruang pada rumah mungil biasanya tidak memiliki luas yang besar, karenanya amatlah sayang jika ada ruang yang terbuang.

Ruang-ruang yang terbuang ini sebaiknya dimanfaatkan dan ditata sedemikian rupa sehingga dapat berfungsi secara optimal. Jika biasanya sudut-sudut rumah hanya digunakan untuk menumpuk barang, kini bisa dimanfaatkan sebagai lemari penyimpanan multifungsi sehingga terlihat lebih rapi tertata dan bersih.

Ruang terbuang pertama yang perlu dirombak adalah garasi. Garasi seringkali hanya dipergunakan sebagai tempat menyimpan kendaraan dan tidak ada fungsi lain selain itu. Sekarang, cobalah memanfaatkan garasi Anda sehingga bisa memaksimalkan kebutuhan Anda akan ruang tambahan. Jika kendaraan sedang digunakan, jadikan garasi sebagai tempat usaha, ruang kerja maupun tempat bermain anak. Ubah saja lantai dengan pola yang atraktif atau gantungkan beberapa hiasan dinding berkarakter anak-anak atau karakter apapun sesuai selera Anda untuk mengubah si garasi menjadi fungsi yang lain.

Jika garasi sedikit memanjang, ujung ruangan garasi dapat dimanfaatkan sebagai pengganti gudang untuk lemari perkakas maupun peralatan berkebun. Bila garasi hanya cukup untuk kendaraan, maka lemari perkakas tersebut dapat berubah menjadi lemari gantung yang ditempelkan di dinding garasi dengan posisi lebih tinggi dari kepala Anda. Multifungsi yang manis, bukan?

Ruang terbuang yang kedua adalah ruangan di bawah tangga. Bila rumah mungil Anda berlantai lebih dari satu, maka akan terdapat tangga yang di bawahnya menyisakan ruang kosong kecil yang kerap tidak pernah dimanfaatkan. Padahal, Anda bisa membuatnya sebagai tempat menyimpan sepatu maupun menyimpan barang-barang lainnya. Selain itu, Anda bisa membuat kamar mandi tepat di bawah tangga. Bila tinggi dari tangga sesuai untuk membuat kamar mandi, tentu perombakan akan lebih mudah. Tetapi bila tidak, Anda perlu membuat level lebih rendah lagi agar tersedia ruang yang cukup untuk membuat kamar mandi. Semua bisa terwujud selama tangga permanen tidak terbuat dari kayu.

Ada ruang kecil tersisa yang biasanya tidak “ngeh” untuk dimanfaatkan maksimal, yakni ruang depan kamar mandi. Padahal, jika Anda jeli, maka Anda dapat memasang washtafel di sebelah pintu kamar mandi, ruang rias dengan cermin, lemari penyimpan peralatan kamar mandi atau peralatan apapun, rak jemuran baju hingga foyer yang menghubungkan antara kamar tidur dengan kamar mandi sehingga ruang yang terbuang untuk bukaan pintu bisa menjadi satu.

Masih ada sisa bagian rumah yang bisa Anda maksimalkan yakni dinding. Anda bisa membuat lemari custom dengan desain pribadi yang diinginkan. Bisa berbentuk memanjang sesuai dengan kebutuhan. Pada lemari terbuka itu, Anda bisa memanfaatkannya untuk menaruh pajangan rumah, frame, vas bunga maupun barang-barang lain. (rani)

Related posts