Mahasiswa di Solo Didorong Investasi Saham

Solo - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Surakarta terus mendorong pertumbuhan investor dari kalangan mahasiswa melalui jalinan kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi.”Untuk kalangan mahasiswa sendiri pada tahun ini lebih dari 2.000 investor se-Soloraya," kata Kepala BEI Surakarta, M Wira Adibrata di Solo, kemarin.

Hingga Oktober 2018, lanjutnya, jumlah investor BEI di Surakarta yang membawahi Soloraya sebanyak 5.615 investor. Angka ini meningkat cukup signifikan jika dibandingkan dengan jumlah investor tahun lalu sebanyak 3.165 investor. Adapun, untuk terus meningkatkan ketertarikan mahasiswa menjadi investor di BEI, pihaknya aktif menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi, salah satunya Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta.

Setelah melakukan kerja sama selama tiga tahun, pihaknya dan PT Phintraco Sekuritas memutuskan memperpanjang kerja sama pemasyarakatan dan edukasi pasar modal dengan Fakultas Ekonomi Unisri Surakarta. "Kerja sama yang kami jalin selama tiga tahun berjalan bagus. Mahasiswa, dosen, dan pimpinan fakultas sangat aktif bisa bersinergi dengan kami. Komitmen untuk mendorong optimalisasi Galeri Investasi sebagai sarana bertransaksi saham juga sangat baik,”ujar Wira Adibrata.

Sementara itu, untuk memperluas kerja sama, dikatakannya, saat ini sedang dalam proses penyelesaian dokumen dengan STIE Atma Bhakti bekerja sama dengan PT Phintraco Sekuritas dan Universitas Sahid Surakarta bekerja sama dengan PT MNC Sekuritas. Kerja sama tersebut menambah jumlah kampus yang saat ini sudah digandeng BEI dalam rangka memasyarakatkan pasar modal. Menurut dia, hingga saat ini sudah ada 12 kampus yang bekerja sama dengan BEI.

Wira mengatakan beberapa kampus tersebut di antaranya FEB UNS bekerja sama dengan Mandiri Sekuritas, Fakultas Hukum UNS bekerja sama dengan Dana Reksa Sekuritas, IAIN dengan Dana Reksa Sekuritas, UMS dengan First Asia Capital, Univet Sukoharjo dengan MNC Sekuritas, dan Uniba dengan UOB Kahyan. (ant/bani)

BERITA TERKAIT

Gelontorkan Investasi US$ 30 Juta - Darma Henwa Targetkan Produksi 17 Juta Ton

NERACA Jakarta – Tahun ini, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) fokus untuk meningkatkan produksi di tengah beratnya tantangan di industri…

Harga Saham Melorot Tajam - Saham Cottonindo Masuk Pengawasan BEI

NERACA Jakarta - Perdagangan saham PT Cottonindo Ariesta Tbk (KPAS) masuk dalam pengawasan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) karena mengalami…

Kuras Kocek Rp 460,38 Miliar - TBIG Realisasikan Buyback 96,21 Juta Saham

NERACA Jakarta - Sepanjang tahun 2018 kemarin, PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) telah membeli kembali atau buyback saham dari…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Tiga Anak Usaha BUMN Bakal IPO di 2019

Menyadari masih sedikitnya perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang go public atau tercatat di pasar modal, mendorong Kementerian Badan…

Impack Pratama Beri Pinjaman Anak Usaha

Dukung pengembangan bisnis anak usaha, PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) melakukan perjanjian hutang piutang dengan anak usahanya PT Impack…

Layani Pasien BPJS Kesehatan - Siloam Tambah Tujuh Rumah Sakit Baru

NERACA Jakarta – Tidak hanya sekedar mencari bisnis semata di industri health care, PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) terus…