7 Negara Digandeng Kembangkan KUKM

NERACA

Jakarta---Menteri Koperasi dan UKM, Sjarifuddin Hasan, segera menggandeng tujuh negara dari berbagai kawasan untuk mengembangkan kerja sama koperasi dan UKM menghadapi gejolak ekonomi global. "Kami sudah melakukan pembicaraan bilateral dengan tujuh negara bahkan beberapa di antaranya atas permintaan mereka untuk kerja sama pengembangan Koperasi UKM," kata Sjarifuddin Hasan di Jakarta, Rabu.

Tujuh negara itu yakni Malaysia, Iran, Vietnam, Filipina, Bangladesh, Thailand, dan Brunei Darussalam. Dalam pembicaraan dengan masing-masing perwakilan tujuh negara itu sudah menyepakati akan ada kerja sama di bidang pengembangan KUKM. "Kita sudah sepakat akan ada MoU pertukaran pengalaman pengembangan KUKM, pendampingan agar usaha KUKM semakin maju, dan beberapa bidang kerja sama lain," tambahnya

Kesepakatan bersama itu juga kata Menteri perlu dibuat sebagai upaya global marketing dalam rangka menghadapi gejolak ekonomi global.

Lebih jauh Sjarifuddin mengatakan, Indonesia termasuk negara yang mendapatkan apresiasi khusus perihal pengembangan KUKM-nya dari President of ICA (International Cooperative Alliance), Dame Pauline Green, dalam event 9th Asia-Pacific Ministers` Conference di Bangkok, Thailand, akhir Februari 2012. "Koperasi Indonesia juga dipersilakan untuk mendaftar dan mengusulkan kepada ICA untuk dinilai dan diseleksi sebagai nominasi Global 300 list tahun 2012," paparnya

Dikatakan Sjarifuddin, sampai saat ini banyak koperasi di Tanah Air yang telah memenuhi syarat untuk masuk dalam 300 koperasi terbaik dunia. ICA sendiri mencatat sampai saat ini sudah 100 juta orang bekerja pada lembaga koperasi seluruh dunia. Tiap tahun ICA mempublikasikan 300 koperasi koperasi kelas dunia yang tercatat memiliki total aset 1,6 triliun dolar AS atau ekuivalen dengan ekonomi terbesar ke-9 di dunia. **cahyo

Related posts