BI Teliti Masyarakat Pesisir - Gandeng KKP

NERACA

Manado---Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merencanakan penelitian sektor perikanan di kawasan perbatasan Sulawesi Utara (Sulut) dan Filipina pada 2012. "Penelitian akan dilakukan pada semua aspek terkait perikanan di pulau berbatasan dengan negara tetangga Filipina," kata Pemimpin BI Manado, Ramlan Ginting di Manado, Selasa.

Ramlan mengatakan, saat ini rencana tersebut terus dimatangkan dan diharapkan secepatnya tim segera turun ke pulau perbatasan guna mencari tahu akar permasalahan perikanan di kawasan tersebut. "Bagi masyarakat kepulauan khususnya kawasan perbatasan dengan negara lain, perikanan merupakan salah satu sektor yang sangat penting, karena itu perlu ada kebijakan strategis yang lebih tepat," katanya.

Masalah nelayan, katanya, sangat kompleks, sebab bukan hanya menyangkut sumber daya laut semata, tetapi bagaimana kehidupan masyarakat di pesisir pantai. "Pemberdayaan masyarakat pesisir pantai khususnya di kawasan perbatasan harus mendapat perhatian serius pemerintah, karena itu BI tertantang untuk melakukan penelitian lebih mendalam,"kata Ramlan.

Kehidupan masyarakat pulau perbatasan dengan negara tetangga Filipina masih cukup memprihatinkan, sehingga diperlukan perangkat kebijakan yang tepat. "Hasil penelitian yang lebih mendalam ini, diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk menjalankan strategi pemberdayaan masyarakat pesisir pantai dan nelayan," katanya.

Pemerintah, lanjutnya akan memberi perhatian lebih serius terhadap masyarakat perbatasan, karena itu dilaksanakan penelitian khusus perikanan di kawasan ini. **cahyo

Related posts