Wakil Presiden - Indonesia Lebih Damai Dibanding Negara Islam Lain

Jusuf Kalla

Wakil Presiden

Indonesia Lebih Damai Dibanding Negara Islam Lain

Bandung - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Indonesia termasuk negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia yang lebih damai dibandingkan negara Islam lain saat ini.

"Kita bersyukur bahwa Indonesia, walaupun pernah mengalami konflik-konflik, tapi dewasa ini salah satu negara yang damai dibanding negara-negara lainnya. Kita bukan Irak, kita bukan Suriah, kita bukan Libia dan sebagainya," kata Wapres saat memberikan orasi ilmiah di Sidang Terbuka Senat Universitas Islam Bandung (Unisba) dalam rangka memperingati Milad ke-60, Sabtu (17/11).

Banyak negara Islam saat ini mengalami keterpurukan di dalam negaranya, hingga menyebabkan kondisi menyedihkan. Hampir sepertiga dari negara Islam di dunia mengalami konflik."Sepertiga atau hampir 30 persen dari negara Islam itu berkonflik pada dewasa ini. Tentu kita sedih melihatnya, di mana-mana bukannya saling membantu, tapi saling membunuh, segala macam konflik terjadi di Timur Tengah," ujar Wapres.

Oleh karena itu, Wapres berharap Indonesia dapat terus menjaga perdamaian di antara perbedaan yang terjadi saat ini. Apabila sampai terjadi konflik seperti di Irak dan Suriah; masa pemulihannya memerlukan sedikitnya 30 tahun."Sekali lagi kita bersyukur bahwa Indonesia sebagai negara dengan penduduk Islam terbesar di dunia, ada kedamaian, tidak saling bertengkar. Bahwa ada perbedaan pandangan itu adalah hal yang biasa pada suatu negara," ujar dia.

Kemudian Wapres berharap Universitas Islam Bandung (Unisba) dapat mengembangkan riset tentang keislaman jalan tengah di antara negara-negara kawasan Asia Tenggara."Harapan kita semua di ulang tahun ke-60 Unisba ini, dapat menjadi bagian dari kemajuan bersama. Apalagi saya membaca Unisba akan masuk Asean. Tentu itu maknanya bagaimana sebuah Unisba juga menjadi suatu kemajuan di Asean ini, khususnya Islam," kata Wapres.

Di antara 10 negara anggota Asean, ada tiga di antaranya yang memiliki penduduk mayoritas beragama Islam, yaitu Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam. Ant

BERITA TERKAIT

Indonesia 2045, Antara Lumbung Pangan Dunia dan Krisis Pangan

Oleh : Abdul Aziz, Mahasiswa Fisipol di PTN Jakarta   Masa kampanye yang tinggal beberapa minggu lagi membuat intensitas kampanye…

Optimistis di 2019, BMW Indonesia Bakal Rilis 10 Mobil Baru

BMW Grup Indonesia akan meluncurkan sebanyak 10 mobil terbaru pada 2019, menunjukkan kepercayaan pabrikan mobil mewah asal Jerman itu dalam…

Ini Tantangan Baru Industri Pariwisata di Indonesia

Salah satu usaha mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun depan, Kementerian Pariwisata akan lebih fokus menggarap segmen pasar…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Ombudsman RI Apresiasi Kebijakan "Eco Friendlyā€¯ Gubernur Bali

Ombudsman RI Apresiasi Kebijakan "Eco Friendly” Gubernur Bali NERACA Denpasar - Anggota Ombudsman RI Alamsyah Saragih mengapresiasi kebijakan "Eco Friendly"…

Mantan Direksi Pelindo III Terbebas Jeratan Kasus Pungli

Mantan Direksi Pelindo III Terbebas Jeratan Kasus Pungli NERACA Surabaya - Mantan direksi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Rahmat Satria…

MK: Kewenangan Antara Kurator dan Likuidator Berbeda

MK: Kewenangan Antara Kurator dan Likuidator Berbeda NERACA Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan bahwa tugas dan kewenangan antara kurator…