Pemkab Kuningan Akan Bangun PLUT

Pemkab Kuningan Akan Bangun PLUT

NERACA

Kuningan – Untuk membantu dan memajukan para pengusaha kecil menengah, Pemkab Kuningan akan membangun Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). Melalui PLUT, diharapkan bisa menggugah jiwa enterpreneur masyarakat Kuningan khususnya, dan tumbuh para pengusaha-pengusaha kecil lainnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kuningan, H. Bunbun Budhiyasa, menjelaskan, lahan untuk PLUT tersebut sudah siap sekitar 2 hektar di Desa Panawuan Kecamatan Cigandamekar, tepatnya di seputar jalan baru lingkar Sampora-Panawuan. Pembangunan akan dimulai tahun 2019 dan programnya akan dilakukan secara bertahap hingga lima tahun kedepan.

“Seperti yang dikatakan Pak Menteri Koperasi saat kunjungan kerja ke Kuningan beberapa hari lalu, semua harus bersinergi dalam memajukan pengusaha. Dalam hal ini tidak saja pemerintah yang terus berinovasi dalam memfasilitasi pengusaha tapi pengusaha pun harus kerja keras, kerja inovatif tanpa lelah karena kompetitor akan semakin banyak,” papar Bunbun, Sabtu (17/11).

Untuk itu pihak pemerintah melalui PLUT tersebut akan benar-benar membantu pengusaha. Melalui PLUT, ada beberapa program yang akan digarap, diantaranya bidang legalitas. Semua legalitas usaha, baik koperasi, industri maupun legalitas halal untuk produknya sendiri bisa dikonsultasikan dan dibuat di PLUT. Lalu, sebagai pusat pelatihan bagi UKM dan bimbingan usaha untuk koperasi.

“Kalau pengen naik kelas, dari mikro ke usaha kecil, dari usaha kecil ke menengah dan seterusnya, ya bisa di lakukan di PLUT nanti, melalui bimbingan yang kontinyu sehingga benar-benar sukses,” ujarnya.

Selain itu, di PLUT juga ada pusat pengemasan produk-produk para UKM, tentu dengan mesin pintar yang berkelas dalam mengemas produknya, sehingga memiliki daya tarik penjualan. Program ke-empatnya, yaitu meningkatkan ekonomi kerakyatan.“Nanti di PLUT ada area yang bisa dilakukan siapa saja, SKPD mana saja selagi itu berkaitannya dengan ekonomi kerakyatan,” kata Bunbun.

Yang menarik dari PLUT Kuningan sendiri, dalam desaign nya dirancang sebagai PLUT Terpadu. Dimana, di kawasan PLUT tersebut, akan berdiri SPBU, pasar BumDes dan UKM, dan pasar tradisional sehingga roda ekonominya saling menunjang dan daya tarik masyarakat pun akan tinggi.

Untuk itu, diharapkan,para pengusaha, terutama para pengusaha kecil menengah harus terus berinovasi, pantang menyerah dan jeli dalam melirik dunia pasar karena kompetitor akan terus bermunculan di era pasar bebas saat ini. Nung

BERITA TERKAIT

BEI Suspensi Saham Perdana Bangun

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan suspensi atau penghentian sementara perdagangan saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) setelah sebelumnya…

Caleg DPR RI A. Bagus Pekik : Kerjasama Daerah Antar Kota dan Kabupaten Sukabumi Sangat Positif - Sukabumi Harus Bangun KEK dan Menjadi Destinasi Wisata

Caleg DPR RI A. Bagus Pekik : Kerjasama Daerah Antar Kota dan Kabupaten Sukabumi Sangat Positif Sukabumi Harus Bangun KEK…

Genjot Pertumbuhan Bisnis Energi - Adaro Bakal Bangun PLTU di Asia Tenggara

NERACA Jakarta –Kembangkan ekspansi bisnisnya, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) tengah menjajaki pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di salah…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pengembangan UMKM Tanah Air Melalui Program Sektor Unggulan

Pengembangan UMKM Tanah Air Melalui Program Sektor Unggulan NERACA Jakarta - Dalam menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan atau dikenal…

PBB Kuningan Mencapai Target, Sentuh 96%

PBB Kuningan Mencapai Target, Sentuh 96% NERACA Kuningan – Objek pajak di lingkup kota memang sudah sejak lama susah ditarget…

Kemenkop dan BPOM Dukung UMKM Jamu Berdaya Saing

Kemenkop dan BPOM Dukung UMKM Jamu Berdaya Saing NERACA Jakarta - Kementerian Koperasi dan UKM bersama Badan Pengawasan Obat dan…