Wakil Ketua MPR RI - Bangsa Indonesia Agar Komit Jaga Pancasila-NKRI

Ahmad Basarah

Wakil Ketua MPR RI

Bangsa Indonesia Agar Komit Jaga Pancasila-NKRI

Jakarta - Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah mengingatkan seluruh elemen bangsa Indonesia untuk komit menjaga Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai hasil perjuangan para pahlawan.

"Dahulu, para pahlawan perang secara fisik melawan penjajah dengan mengorbankan harta dan jiwa raga, tapi perangan yang terjadi saat sudah berubah jauh, yakni perang ekonomi, perang proxy, dan bahkan perang asimetris," kata Ahmad Basarah pada diskusi "Memaknai Perjuangan Pahlawan Nasional" di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Selasa (13/11).

Menurut Basarah, perang proxy ini ditandai dengan intervensi melalui pihak ketiga yakni media sosial pada gadget, dengan menyebarkan informasi negatif dan tidak faktual."Semua elemen bangsa Indonesia untuk komit menjaga Pancasila dan NKRI," ujar dia.

Politisi PDI Perjuangan ini menambahkan, pada tahun politik saat ini banyak informasi yang ujaran kebencian dan tidak didasarkan fakta yang dapat memicu keretakan bangsa. Basarah juga mengingatkan, dimunculkannya wacana yang mendikotomi antara Islam dan nasionalis."Dimunculkan wacana, Islam bukan nasionalis, dan sebaliknya nasionalis bukan Islam. Ini adalah politik pemecah belah," kata dia.

Padahal, kata dia, KH Hasyim Asyhari pada masa perjuangan menegaskan, bahwa membela negara adalah bagian dari iman."Itu artinya, kaum religius dan nasionalis sejalan," ungkap dia.

Kemudian dia menilai penegakan demokrasi liberal tidak selamanya sejalan dengan kultur bangsa Indonesia yang ramah-tamah dengan menunjung tinggi etika dan kesantuan."Penerapan demokrasi yang berlebihan dan tidak sesuai dengan kultur sebuah bangsa, maka akan menimbulkan kontraksi sosial, politik, dan sebagainya," kata Ahmad Basarah.

Menurut Basarah, sebuah sistem, termasuk demokrasi liberal yang dipaksakan diterapkan di Indonesia, akan bertabrakan dengan kultur asli bangsa Indonesia yang ramah-tamah dengan menunjung tinggi etika dan kesantuan. Ant

BERITA TERKAIT

Revolusi Industri 4.0 Era Baru UKM Indonesia

Revolusi Industri 4.0 Era Baru UKM Indonesia NERACA Denpasar - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menyebutkan bahwa Revolusi Industri…

Depok Tawarkan Investasi Infrastruktur Pariwisata - Raih Award Indonesia Sustainable Tourism 2018

Depok Tawarkan Investasi Infrastruktur Pariwisata Raih Award Indonesia Sustainable Tourism 2018 NERACA  Depok - ‎Pemerintah Kota (Pemkot) Depok setelah berhasil…

Azuz Zenfone Max Pro M2 dan Zenfone Max M2 Masuk Pasar Indonesia

Asus secara resmi memperkenalkan Zenfone Max Pro M2 untuk pasar Indonesia. Penerus Zenfone Max Pro M1 ini menjanjikan performa lebih…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

KPPU Gelar Workshop Asesmen Persaingan Usaha

KPPU Gelar Workshop Asesmen Persaingan Usaha NERACA Bandar Lampung – Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Kurnia Toha, membuka kegiatan…

Ini Tanggapan Menko Polhukam Terkait Prabowo Sebut Indonesia Bisa Punah

Ini Tanggapan Menko Polhukam Terkait Prabowo Sebut Indonesia Bisa Punah NERACA Jakarta - Prabowo saat konferensi Nasional Partai gerindra 17…

BPOM Beri Penghargaan Kepada 32 Sekolah Jatim

BPOM Beri Penghargaan Kepada 32 Sekolah Jatim NERACA Surabaya - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI di Surabaya, Selasa…