PTBA Bukukan Laba Bersih Rp 3,93 Triliun

Di kuartal tiga 2018, PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) membukukan laba bersih Rp3,93 triliun, naik 49,67% year on year (yoy) dari sebelumnya Rp2,62 triliun. Sekretaris Perusahaan Bukit Asam, Suherman dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin menyampaikan, pendapatan usaha perseroan per September 2018 naik 20,68% yoy menjadi Rp16,03 trilun triliun dari sebelumnya Rp13,28 triliun.”Kontribusi pendapatan terbesar diperoleh dari penjualan batu bara ekspor,”ujarnya.

Pemasukan dari penjualan batu bara ekspor mencapai 52% dari total pendapatan, dan pemasaran domestik berkontribusi 46%. Volume penjualan ekspor itu naik 39% dari posisi Januari—September 2017. Sebagai info, di paruh pertama 2018, perseroan mencatatkan lababersih sebesar Rp2,576 triliun atau tumbuh 49.5% dibanding periode yang sama tahun 2017yang tercatat sebesar Rp1,723 triliun. Pertumbuhan positif juga terjadi pada pendapatan perseroan di semester I 2018 sebesar Rp10,52 atau mengalami naik 17,54% dibanding periode yang sama tahun 2017 yang sebesar Rp8,95 triliun.

Perseroan menjelaskan, kenaikn laba bersih di paruh pertama di pengaruhi oleh naiknya harga batu bara juga ditopang oleh efisiensi biaya yang terus dilakukan PTBA. Di semester I 2018, porsi penjualan ekspor mencapai 48%, naik signifikan dibandingkan realisasi tahun 2017, di mana porsi penjualan ekspor hanya sebesar 39% dari total penjualan.

BERITA TERKAIT

Bank Mandiri Catatkan Perolehan Laba Rp 13,5 Triliun

  NERACA   Jakarta – PT Bank Mandiri Tbk mencatatkan perolehan laba konsolidasi tumbuh 11,1% mencapai Rp13,5 triliun, kualitas kredit…

Menkeu Proyeksi Defisit APBN Capai Rp310,8 Triliun

  NERACA   Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019 berpotensi…

DEFISIT APBN MELEBAR HINGGA RP 135 TRILIUN LEBIH - Menkeu: Pertumbuhan Semester I Capai 5,1%

Jakarta-Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia di semester I-2019 mencapai  5,1%.  Angka ini berdasarkan perhitungannya terhadap kontribusi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berikan Pendampingan Analis Investasi - CSA Research Gandeng Kerjasama Modalsaham

NERACA Jakarta – Genjot pertumbuhan investor pasar modal, khususnya generasi milenial dan juga mendukung inovasi sektor keuangan digital, Certified Security…

Sentimen BI Rate Jadi Katalis Positif Sektor Properti

NERACA Jakarta – Keputusan Bank Indonesia (BI) memangkas suku bunga acuan 7 Days Reverse Repo Rate  sebesar 0,25% menjadi 5,75% mendapatkan…

Siapkan Dana Investasi US$ 100 Juta - Saratoga Bangun Rumah Sakit di Bekasi

NERACA Jakarta –Genjot pertumbuhan portofolio investasi, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) terus mengembangkan investasinya. Salah satunya yang tengah dikembangkan…