Perdagangan Saham DIGI Disuspensi

Lantaran terjadi peningkatan harga saham yang signifikan, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara atau suspensi perdagangan saham PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI),”Penghentian sementara perdagangan saham dilakukan pada 13 November," kata Kadiv. Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M. Panjaitan dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin.

Penghentian sementara perdagangan saham atau suspensi ini dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai. Tujuannya adalah untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar. Sehingga pelaku pasar bisa mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham emiten tersebut.

Disampaikan Lidia, para pihak yang berkepentingan diharapkan selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh perseroan. Sebagai informasi, perusahaan media gital ini menargetkan jumlah pengunjung tahun ini meningkat hingga 30%-40% dibanding tahun lalu. Kemudian dalam memperkuat konten beragam berita dan kejadian di Tanah Air, perseroan juga telah menjalin kerja sama dengan puluhan media onlinedaerah atau lokal.

Direktur Utama PT Arkadia Digital Media Tbk, William Martaputra pernah bilang, pihaknya memakai tolak ukur kualitas dalam menggandeng partner media online lokal tersebut. "Kredibilitas itu yang pasti enggak milih sembarangan partner. Jadi, nilai-nilai jurnalisme itu nomor satu," katanya.

BERITA TERKAIT

Perketat Saham-Saham Bermasalah - BEI Bakal Tambah Jumlah Kriteria I-Suite

NERACA Jakarta – Kebijakan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengimplementasikan sistem i-suite pada saham emiten yang bermasalah, direspon positif pelaku…

HRUM Siapkan Rp 236 Miliar Buyback Saham

PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 133,38 juta saham atau sebesar 4,93%…

BYAN Miliki 100% Saham Kangaroo Resources

Perluas portofolio investasinya, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) pada tanggal 11 Desember melakukan pembelian 1.5 miliar lembar saham atau 43,95%…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Berkah Kinerja Emiten Meningkat - Jumlah Investor di Sumbar Tumbuh 46%

NERACA Padang – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat jumlah investor saham asal Sumbar di pasar…

Indo Premier Bidik AUM 2019 Tumbuh 50%

Tahun depan, PT Indo Premier Investment yakin dana kelolaan atau asset under management (AUM) mereka akan tumbuh hingga 50% seiring…

HRUM Siapkan Rp 236 Miliar Buyback Saham

PT Harum Energy Tbk (HRUM) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sebanyak-banyaknya 133,38 juta saham atau sebesar 4,93%…