DPMPTSP Kota Sukabumi Terus Bantu Pengusaha Dalam Penggunaan Sistem OSS

DPMPTSP Kota Sukabumi Terus Bantu Pengusaha Dalam Penggunaan Sistem OSS

NERACA

Sukabumi - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi mengaku terus melakukan pendampingan kepada para pengusaha terkait adanya kebijakan dan penerapan sistem pelayanan perizinan dan penanaman modal melalui aplikasi One Single Submission (OSS).

Kepala DPMPTSP Kota Sukabumi Beni Haerani menjelaskan, aplikasi OSS itu bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan mempermudah perizinan berusaha, khususnya di Kota Sukabumi. Selain itu juga upaya pemerintah dalam menyederhanakan peizinan berusaha dan menciptakan model pelayanan perizinan terintegrasi yang cepat, murah dan mudah."Aplikasi OSS ini langsung terintegrasi, berlaku diseluruh indonesia, serta dapat diakses dari manapun dan kapan saja. Alhamdulillah seiring perjalanannya tidak ada kendala, bahkan para pengusaha mengaku mudah," ujar Beni yang didampingi oleh Kasubid Promosi dan Kerjasama DPMPTSP Kota Sukabumi Emi Supartini kepada Neraca, Jumat (9/11).

Setelah pelaku usaha yang telah mendaftar di OSS, akan mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang merupakan identitas pelaku usaha yang diterbitkan oleh lembaga OSS setelah pelaku usaha melakukan pendaftaran.

"Setelah mendapatkan NIB, pelaku usaha akan mendapatkan Izin Usaha atau Izin Operasional dan Komersial setelah melengkapi prosedur yang berlaku. Karena setelah memiliki NIB si pengusaha akan diberikan tenggang waktu 6 bulan untuk memenuhi komitmenya," jelas Beni.

Saat ini ratusan pengusaha yang sudah menggunakan aplikasi OSS itu."Aplikasi ini baru Agustus lalu di terapkan. Makanya kami juga akan terus melakukan pendampingan untuk membantu pengusaha serta terus mensosialisasikan OSS tersebut, sehingga nantinya bisa berjalan sesuai yang diharapkan," akunya.

Sementara itu berdasarkan data perkembangan laju investasi sampai dengan triwulan ke tiga ditahun 2018 ini sudah mencapai Rp1.143.672.887.830 dengan jumlah perusahaan mencapai 1.258 dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 8.596."Saya yakin dengan sampai akhir tahun nanti target yang harus ditempuh akan tercapai, bahkan bisa melebihi," ujar Beni.

Beni juga mengatakan, pihaknya terus melakukan pelayanan yang baik kepada masyarakat termasuk investor, dengan cara memberikan kenyamanan dan keamanan ketika akan menanamkan modalnya. Sebab, jika ada orang menanamkan modalanya di kota Sukabumi, berarti akan tercipta lapangan kerja yang baru."Siapapun yang akan menanamkan modalnya di kota Sukabumi saya anggap itu saudara saya, karena pengusaha juga akan membantu saudara saya juga (masyarakat) disini, dengan terciptanya lapangan kerja untuk mereka," pungkasnya.

Sebelumnya, Beni menjelaskan, aplikasi OSS itu bertujuan untuk meningkatkan pelayanan dan mempermudah perizinan berusaha, khususnya di Kota Sukabumi. Selain itu juga upaya pemerintah dalam menyederhanakan peizinan berusaha dan menciptakan model pelayanan perizinan terintegrasi yang cepat, murah dan mudah."Aplikasi OSS ini langsung terintegrasi, berlaku di seluruh indonesia, serta dapat diakses dari manapun dan kapan saja," ujar Beni kepada Neraca, Selasa (4/9). Arya

BERITA TERKAIT

Sampai Desember, Aset PT. WOM Finance Sukabumi Capai Rp83 Miliar - PT. WOM Finance Salurkan CSR ke Panti Asuhan Talitakum Sukabumi

Sampai Desember, Aset PT. WOM Finance Sukabumi Capai Rp83 Miliar PT. WOM Finance Salurkan CSR ke Panti Asuhan Talitakum Sukabumi…

DPRD Kota Sukabumi Lakukan PAW

DPRD Kota Sukabumi Lakukan PAW  NERACA Sukabumi - Dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sukabumi asal Partai Hanura…

China Berhasil Kuasai Ekonomi Dunia Dalam Waktu Singkat

      NERACA   Jakarta - Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ahmad Helmy Fuady menunjukkan data bahwa Cina…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Ibu Siti, Nasabah Bank Wakaf Mikro, Jahit Baju Untuk Jokowi

Ibu Siti, Nasabah Bank Wakaf Mikro, Jahit Baju Untuk Jokowi NERACA Jombang - Sudah banyak masyarakat yang gembira memanfaatkan dukungan…

Program BSPS Dongkrak Swadaya Masyarakat - 25 Unit RTLH Dua Kelurahan di Sukabumi Capai 98 persen

Program BSPS Dongkrak Swadaya Masyarakat 25 Unit RTLH Dua Kelurahan di Sukabumi Capai 98 persen NERACA Sukabumi - Sebanyak 25…

Sekda Banten: UMKM Penopang Utama Ekonomi Bangsa

Sekda Banten: UMKM Penopang Utama Ekonomi Bangsa NERACA Serang - Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Ino S Rawita mengatakan…