DEAL Perkuat Bisnis Energi Lewat Proyek IPP - Beri Modal Anak Usaha Rp 16 Miliar

NERACA

Jakarta – Resmi mencatatkan sahamnya di pasar modal dan menjadi emiten ke-50 di tahun 2018, PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) sebagai perusahaan kargo langsung tancap gask untuk pengembanga bisnisnya kedepan. Rencananya, dana hasil IPO kemarin, perseroan akan menambahmodal Rp 16 miliar ke anak usahanya yakni PT Dewata Makmur Bersama.

Presiden Direktur DEAL, Bimada mengatakan, modal tersebut digunakan untuk membangun Independent Power Producer (IPP) yang berbasis gas di luar pulau Jawa. “Kami akan masuk ke power plant yang pasti membutuhkan logistik dan perpindahan pabrik-pabrik dari Eropa atau Amerika Serikat (AS) kami yang handle,"ujarnya di Jakarta, kemarin.

Lebih lanjut dia mengatakan, selama ini perusahaan banyak mengangkut logistik power plant mulai mengambil barang di Tiongkok dan Jepang sampai pada posisi tujuan. Menurut Bimada, Makmur Bersama sudah menandatangi nota kesepemahaman untuk IPPdi Lampung dan Tarakan dengan nilai investasi Rp 200 miliar. Sementara untuk IPP di Lampung masih dalam tahap pra perjanjian. "Targetnya tahun depan kami akanbangun di Tarakan. April 2019 mesin-mesinya kami bawa ke Tarakan,"kata Bimada.

Direktur keuangan DEAL Nurhasanah menambahkan, masing-masing kapasitas IPP sebesar 15 megawatt (MW). DEAL menargetkan pendapatan hingga akhir tahun ini naik 40% dibandingkan tahun lalu dengan nilai Rp 187 miliar. Pihaknya optimistis pendapatan akan tercapai, lantaran hingga September lalu sudah terealisasi 80%. "Sumbangan terbesarkami harapkan di tahun 2019 dari PLT tarakan dan Lampung," tuturnya.

Pada debut perdana di pasar modal, saham DEAL langsung dibuka melesat setinggi 69,33% ke level Rp254. DEAL adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengurusan transportasi (freight forwarding), mengurus semua kegiatan yang diperlukan dalam distribusi dan penerimaan barang melalui angkutan darat, kereta api, dan jalur udara.

Pada pelaksanaan IPO, perseroan melepas sebanyak 300 juta lembara saham ke publik. Setiap 5 lembar saham yang dilepas tersebut disertai dengan 1 lembar saham waran. Disebutkan, DEAL melepas sebesar 26,79% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam penawaran umum. Perseroan menawarkan harga saham Rp150 per lembar saham dengan nilai nominal Rp100. Penawaran ini merupakan komitmen perseroan untuk mengembangkan usaha agar lebih tumbuh dengan mengikuti ketentuan good corporate government."Ini juga memperkuat image perusahaan dan dapat meningkatkan eksposur kepada investor asing sehingga bisa meningkatkan bisnis kami," kata Bimada.

Dewata Freight International didirikan pada 1995 dan saat ini memiliki sejumlah kegiatan usaha yaituproject transportation, heavy lift,logistik antarpulau,ocean freight service,gudang an manajemen distribusi,air cargo services,dancustoms clearance. Dalam prospektus yang pernah dirilis, perseroan akan menggunakan dana IPO untuk digunakan entitas anak perseroan untuk proyek pembangkit listrik tenaga mesin gas (PLTMG) di Tulang Bawang, Provinsi Lampung. Sisanya akan digunakan perseroan untuk modal kerja.

BERITA TERKAIT

Perkuat Bisnis Logistik - Adi Sarana Bikin Perusahaan Patungan

NERACA Jakarta – Mengoptimalkan layanan bisnis logistik, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) menggandeng penyedia platform dagang elektronik atau e-commerce…

Perlu Kajian Matang - HOME Batalkan Divestasi Aset Anak Usaha

NERACA Jakarta – Emiten properti dan juga perhotelan, PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) mengurungkan rencana untuk melakukan divestasi atas…

Lewat Tol Trans Jawa, Angkutan Logistik Layak Disubsidi

  NERACA Jakarta - Tarif angkutan logistik tertentu di jalan tol, khususnya Tol Trans Jawa dinilai layak disubsidi sebagai solusi…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Lima Emiten Belum Bayar Listing Fee

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat jumlah emiten yang mengalami gangguan keberlangsungan usaha atau going concern dan berakibat tidak mampu…

Rayakan Imlek - Kobelco Berikan Special Promo Konsumen

NERACA Jakarta - Rayakan Imlek 2570, PT Daya Kobelco Construction Machinery Indonesia (DK CMI),  menggelar  customer gathering dari seluruh Indonesia.…

WSBP Pangkas Utang Jadi Rp 4,7 Triliun

PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) telah menerima pembayaran termin pada Januari 2019 yang digunakan perseroan untuk pelunasan pinjaman perseroan.…