Katup Diesel Bermasalah, Mazda Tarik 640 Ribu Mobil

Mazda Motor Corp pada Kamis mengungkap rencana menarik (recall) sekitar 640 ribu kendaraan secara global untuk melakukan perbaikan karena adanya masalah dengan pegas katup yang digunakan dalam mesin diesel.

Dilansir Reuters, dan dikutip dari Antara, Mazda akan menarik sekitar 230ribu kendaraan di Jepang dan total sekitar 410 ribu unit di pasar luar negeri, termasuk Amerika Serikat, di mana produsen mobil asal Jepang itu tidak menjual model diesel.

Sebelumnya, rival Mazda, Subaru Corp akan menarik 400 ribu kendaraan secara global untuk memperbaiki cacat desain di pegas katup yang digunakan dalam mesinnya. Produsen-produsen mobil Jepang tengah menghadapi berbagai masalah terkait kualitas produksi, mulai dari penggunaan komponen yang salah hingga kesalahan dalam pengujian. Hal itu memunculkan pertanyaan tentang kontrol kualitas yang dilakukan pabrikan asal negeri Matahari Terbit tersebut.

Pada Juni lalu, lebih dari 400.000 Mazda3 dan MazdaSpeed3 di seluruh dunia akan ditarik oleh Mazda Motor Corp setelah ada laporan dari pengendara tentang rusaknya motor wiper kaca depan.

Seperti dikutip dari Automotive News, laman web National Highway Traffic Safety Administration, Mazda akan menarik 103.300 kendaraan di Amerika Serikat yang diproduksi antara 7 Januari 2008 dan 28 November 2008.

Kemungkinan terminal dasar motor wiper secara tak sengaja bengkok saat mobil dirakit, menurut Mazda dalam dokumen. Hal itu menyebabkan wiper berhenti bekerja, yang dapat membahayakan pengemudi dalam cuaca buruk.

Menurut dokumen yang diserahkan kepada NHTSA, produsen otomotif asal Jepang itu pertama kali menerima keluhan tentang kerusakan pada akhir 2009. Mazda memutuskan tidak perlu penarikan mobil pada waktu itu, tetapi Mazda akan terus memantau situasi dan dokumen.

Pada Maret 2010, Mazda membuka kembali penyelidikan setelah bertambah banyak kecelakaan. Bulan ini Mazda memutuskan penarikan kembali "untuk memperbaiki masalah karena tingginya angka kecelakaan."

Juru bicara Mazda Jeremy Barnes mengatakan pada akhir Mei, Mazda menerima 132 laporan tentang masalah tersebut dan ada 20 laporan kegagalan wiper di Amerika Utara, 30 laporan di Cina, 29 di Jepang, enam di Eropa dan 47 laporan lainnya di tempat lain.

Barnes mengatakan Wiper yang cacat tidak menyebabkan luka atau kecelakaan. Dia menolak untuk mengomentari biaya penarikan kembali.Dealer akan diberitahu penarikan pada minggu Juli 4, Mazda mengatakan dalam dokumen.

BERITA TERKAIT

DPRD Jabar Usul BUMD Bermasalah Ditutup

DPRD Jabar Usul BUMD Bermasalah Ditutup NERACA Bandung - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) mengusulkan agar…

Garap Proyek 35 Ribu MW - PLN Terbitkan Global Bond US$ 1,4 Miliar

NERACA Jakarta – Guna mendanai pengembangan dan operasional bisnis, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menerbitkan surat utang (global bond) pertama…

BANGGAR DAN PEMERINTAH SEPAKATI TARGET PERTUMBUHAN 2020 - DPR Ingatkan Pemerintah Hati-hati Tarik Utang

Jakarta-Meski pemerintah dan Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat (Banggar DPR) menyepakati target pertumbuhan ekonomi 2020 berada di kisaran 5,2-5,5%, anggota…

BERITA LAINNYA DI OTOMOTIF

Ford dan VW Jalin Kemitraan Baru Kembangkan Mobil Otonom

Produsen mobil AS Ford Motor Company akan menjalin kemitraan baru dengan pabrikan Jerman Volkswagen melalui pembentukan usaha patungan yang bernilai…

Toyota Mengaku Tidak Target Penjualan Pada GIIAS 2019

PT Toyota Astra Motor (TAM) menyatakan tidak menargetkan angka penjualan pada pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) 2019…

Wuling Masuk Daftar 10 Merek Terlaris di Indonesia

Wuling dicatat cukup dominan dalam penjualan mobil di Indonesia. "Wuling, saat ini, memiliki lebih dari 29.000 konsumen di seluruh Indonesia…